Imlek 2572

Bingung Menggunakan Uang yang Didapat dari Angpao Imlek? Ini Solusinya

Tahun Baru China atau Imlek adalah salah satu perayaan yang paling ditunggu oleh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Malau
Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis Ivan Christian Winatha. Dia menyarankan agar melihat angpau bukan sebagai dana untuk dihambur-hamburkan, tetapi menjadi dana tambahan atau bonus untuk mencukupi kebutuhan saat ini atau dana cadangan masa depan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tahun Baru China atau Imlek adalah salah satu perayaan yang paling ditunggu oleh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia.

Salah satunya adalah berbagi angpau, yaitu bingkisan dalam amplop merah. Biasanya, angpau berisi sejumlah uang sebagai hadiah menyambut Tahun Baru Imlek atau perayaan lainnya. 

Jika Anda termasuk yang menerima angpau, apakah sudah punya rencana akan dimanfaatkan untuk apa angpau tersebut?

‘Banjir’ angpau memang menyenangkan, tetapi jika tidak bijak mengaturnya maka angpau dapat habis dalam waktu yang cepat. Jadi harus bagaimana? 

Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis, Ivan Christian Winatha, menyarankan agar melihat angpau bukan sebagai dana untuk dihambur-hamburkan, tetapi menjadi dana tambahan atau bonus untuk mencukupi kebutuhan saat ini atau dana cadangan masa depan.

Saran Ivan, jika akan digunakan untuk saat ini, telusuri dulu pengeluaran apa yang harus segera dibayar atau kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi.

Memanfaatkan uang angpau penting melihat perencanaam sehingga pada masa mendatang, sebut saja bulan depan akan ada kesempatan lebih banyak untuk menabung karena sebagian pengeluaran sudah dibayar lunas. 

Contoh lainnya, dapat digunakan untuk melunasi kartu kredit, membayar tagihan uang kost, membayar cicilan motor, dan lain sebagainya.

Namun, jika tidak ada pengeluaran mendesak yang harus dilunasi maka uang angpau sebaiknya jangan digunakan. Jadikan uang angpau tersebut sebagai dana investasi.    

“Jika Anda memilih untuk tidak menggunakannya saat ini, tentu sangat baik karena uang tambahan dapat menambah saldo tabungan atau investasi," kata Ivan, Jumat (12/2/2021)

Namun, jika memiliki kebutuhan jangka pendek, kata Ivan, angpau tersebut dapat digunakan untuk membayar misalnya SPP kuliah semester depan atau membayar uang kost.

"Jika tidak, maka uang angpau sebaiknya ditabung. Sedangkan jika ingin mendapatkan nilai yang lebih besar dari jumlah angpau yang didapat saat ini maka bisa memilih investasi guna mendapatkan keuntungan pada jangka panjang," ujarnya.

Namun, tambah Ivan, jika Anda masih pemula, jangan berfokus pada keuntungan semata, tetapi pelajari dulu risikonya. "Karena investasi selalu berkaitan dengan keuntungan dan risiko," katanya.

Hal lainnya yang Ivan sarankan adalah mempraktekkan prinsip Pareto, yaitu 80:20. Artinya, 80 persen dari dana yang dimiliki untuk biaya hidup saat ini dan 20 persen untuk tabungan masa depan. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved