Imlek 2572

DANA Manfaatkan Pandemi Virus Corona Lewat Program Angpao Digital pada Imlek 2572

Dompet digital DANA, kini menghadirkan program DANA XiapCuan. Program ini bertujuan untuk memeriahkan perayaan Imlek 2572.

Editor: Valentino Verry
Istimewa via BanjarmasinPost
Ilustrasi angpao. Dompet digital DANA, kini menghadirkan program DANA XiapCuan. Program ini bertujuan untuk memeriahkan perayaan Imlek yang akan berlangsung dalam waktu dekat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dompet digital DANA, kini menghadirkan program DANA XiapCuan. Program ini bertujuan untuk memeriahkan perayaan Imlek 2572, yang jatuh pada 12 Februari 2021.

Dalam perayaan Imlek, biasanya sangat lekat dengan budaya berbagi angpao.

Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti ini, orang-orang harus merayakan dari rumah masing-masing alias tidak diperbolehkan melakukan kontak langsung.

CEO dan Co-Founder DANA, Vince Iswara mengatakan, adanya program ini juga upaya DANA dalam mendorong budaya transaksi digital, sekaligus menjaga kestabilan ekonomi di tengah masa pandemi.

"Program ini bertujuan untuk menjadi media berbagi dan gotong royong. Pengguna bisa memberikan angpao tanpa kontak langsung (contacless) dengan memanfaatkan fitur P2P Transfer secara real time," jelas Vince dalam video conference, Selasa (9/2/2021).

Dalam program DANA XiapCuan, pengguna akan mendapatkan token untuk setiap transaksi yang berkaitan dengan Imlek.

Untuk mendapatkan token, pengguna harus melakukan pengiriman uang ke pengguna berbeda dengan maksimum 5 token per pengguna. Pengguna hanya bisa menerima DANA Angpao dari token yang berasal dari program Imlek.

Hadirnya program untuk angpao digital ini tentunya akan menjaga kontak fisik dan meminimalkan penggunaan uang fisik sebagai bagian dari protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Program Imlek ini diharapkan menjadi solusi pengguna yang ingin berbagi ke sesama, dan bisa sukses seperti tahun lalu yang mencatatkan pertumbuhan transaksi hingga 20 kali lipat,” kata Vince.

Vince menambahkan, program digital seperti DANA XiapCuan merupakan representasi budaya pemanfaataan teknologi digital di kalangan masyarakat yang semakin berkembang.

DANA sukses mencatatkan 50 juta pengguna di sepanjang tahun 2020. Di mana pada tahun sebelumnya, jumlah pengguna DANA tercatat sebanyak 40 juta.

Tak hanya itu, pada tahun yang sama DANA juga sukses menggaet sebanyak 150 ribu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Menurut Vince, tumbuhnya jumlah pengguna menandakan bahwa teknologi DANA yang adaptif dan inklusif semakin diterima oleh masyarakat.

“Pertumbuhan jumlah pengguna menjadi hal yang positif, bahwa teknologi digital dengan konektivitas tinggi dan inklusif akan makin membudaya dan menjadi andalan untuk mendukung setiap transaksi di kalangan luas,” kata Vince.

Dirinya meyakini, manfaat dan penggunaan teknologi finansial digital ke depannya akan makin meluas, jika melihat perluasan jaringan broadband yang terus dilakukan oleh pemerintah.

Jika nantinya perluasan jaringan broadband telah sukses, maka para pelaku industri di daerah-daerah yang selama ini belum terkoneksi bisa segera memanfaatkan komunikasi data tersebut.

Vince juga sempat menyebutkan jumlah transaksi DANA di sepanjang tahun 2020 mengalami peningkatan 100 persen. Namun, dirinya enggan merinci lebih detail terkait jumlah transaksi yang tumbuh secara signifikan tersebut.

"Transaksi kami naik 100 persen. Kami mengakui bahwa hasil ini sejalan dengan perubahan digital yang makin pesat dan adanya inovasi yang di lakukan di DANA," ujar Vince. (Bambang Ismoyo)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved