Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Anies Baswedan Menepis Tudingan Angkat Tangan soal Penanganan Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menepis tudingan, angkat tangan atau menyerah terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
@aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menepis tudingan, bahwa pemerintah daerah terkesan angkat tangan atau menyerah terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menepis tudingan, bahwa pemerintah daerah terkesan angkat tangan atau menyerah terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu menilai, penanganan dan penanggulangan Covid-19 secara masif di sejumlah daerah diperlukan campur tangan pemerintah pusat.

“Ingat waku itu sempat ramai disebutkan Jakarta angkat tangan, itu bukan sama sekali. Tapi Jakarta menginginkan agar daerah-daerah itu juga meningkatkan kapasitas untuk perawatan, dan yang bisa membantu itu yah pemerintah pusat,” kata Anies saat webinar Bersatu Melawan Covid-19, Senin (8/2/2021).

Anies meyakini, penambahan fasilitas kesehatan (faskes) di sejumlah daerah sekitar Jakarta akan mengurangi jumlah pasien Covid-19 yang ada di Jakarta.

Dia mencontohkan, keterpakaian ruang ICU di Jakarta mencapai 80 persen, dan 24 persen di antaranya warga luar Jakarta.

“Sesungguhnya yang warga Jakarta itu adalah 80 persen dikurangi 24 persen, jadi 56 persen. Inilah sesungguhnya potret (gambaran pasien asal Ibu Kota) yang ada di Jakarta,” ujar Anies.

Anies mengaku, pihaknya telah mengoptimalkan rumah sakit milik daerah. Berdasarkan data yang dia punya, 63 persen tempat tidur di RSUD telah dikonversi untuk menampung pasien Covid-19.

Angka itu diklaim jauh lebih tinggi dibanding faskes lainnya yang ada di Jakarta. Di antaranya, penanganan di rumah sakit vertikal baru mencapai 40 persen, RS TNI-Polri 33 persen, BUMN 59 persen dan RS swasta 37 persen.

Guna memaksimalkan pelayanan, Anies lalu meminta pemerintah pusat untuk mendorong pemerintah daerah sekitar Jakarta agar mengoptimalkan faskes penanganan Covid-19.

Harapannya, pasien luar Jakarta tidak terlalu bertumpu di DKI Jakarta, karena kapasitas penanganan Covid-19 di daerah asalnya bertambah.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved