Virus Corona
UPDATE Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Bertambah 11.641, DKI Total Kasus Sembuh Terbanyak
Pasien sembuh di Indonesia bertambah 11.641 orang, menjadi total 917.306 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dr Agus Dwi Susanto mengatakan, pasien long Covid berpotensi mengalami fibrosis.
Fibrosis ini menyebabkan oksigen tidak bisa masuk ke dalam paru-paru. Akibatnya, pasien mengalami napas yang berat. Hal itu bisa dilihat dari tes uji fungsi parunya.
Pasien tersebut didapati mengalami penurunan fungsi paru lebih dari 30 persen.
• Pasien Sembuh dari Covid-19 Berpotensi Mengalami Penurunan Fungsi Paru-paru Permanen
Hal itu disampaikan dr. Agus saat diskusi bertajuk Mewaspadai Efek Jangka Panjang Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (3/12/2020.
"Beberapa pasien kita temukan laporan antara 20 sampai 30 persen mengalami penurunan fungsi paru yang berdampak pada keluhan pernapasan. Pasiennya mengeluh menjadi sesak napas," kata dr. Agus.
Agus menambahkan, bahwa long Covid tidak terkait dengan virus yang masih ada di dalam tubuh pasien.
Tetapi terkait dengan dampak akibat kelainan anatomi yang muncul pascainfeksi dari Covid yang sudah sembuh.
• Balita Derita Sakit Paru-Paru di Bogor, Kementerian Sosial Lakukan Respon Kasus
Agus menjelaskan, long Covid itu bukan virus Corona yang tersisa di badan pasien.
Dr. Agus menyebut, gejala-gejala seperti sesak napas, nyeri sendi serta kelelahan secara fisik merupakan tanda dari long Covid.
Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu kelainan yang menetap secara anatomik yang akhirnya mempengaruhi secara fungsional pada kondisi pasien.
"Sebenarnya kalau kita bicara long covid, ini bukan coronavirus yang tersisa. Tetapi dalam bahasa medis yaitu gejala yang muncul pasca dinyatakan sembuh dan ini bisa terjadi akibat proses ketika sakit menimbulkan kelainan yang menetap secara anatomik," jelas Agus.
Gejala Fungsi Paru-paru Menurun
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dr Agus Dwi Susanto mengatakan, paru-paru pasien long Covid mengalami Fibrosis.
Fibrosis ini menyebabkan oksigen tidak bisa masuk ke dalam paru-paru.
Akibatnya, pasien mengeluhkan napas yang berat. Hal itu bisa dilihat dari tes uji fungsi paru.
Baca juga: Bertahan Hidup di Hutan dan Gunung, Kelompok Teroris Ali Kalora Cs Kerap Rampas Makanan Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-tinjau-vaksinasi.jpg)