Berita Jakarta
Antisipasi Banjir saat Musim Hujan, 10 Unit Pompa Disiagakan di Waduk Pluit
Rumah Pompa Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara menyiagakan 10 unit pompa untuk membuang air ke Teluk Jakarta.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE.COM, PENJARINGAN - Rumah Pompa Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara menyiagakan 10 unit pompa untuk membuang air ke Teluk Jakarta.
Persiapan itu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya banjir saat musim hujan di Jakarta Utara.
Operator Rumah Pompa Waduk Pluit Dedy Hadiyanto mengatakan, kondisi 10 unit pompa itu siap dipakai dan selalu diaktifkan untuk menjaga ketinggian air di angka 190 sentimeter.
"Sepuluh itu normal biasa aktif. Yang sekarang kita aktifkan itu hanya kedatangan air yang seberapa aja, misalnya 170 sampai -175 (cm). Kita harus pompa tiap hari," kata Dedy, Jumat (5/2/2021).
• VIDEO Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Tinjau Rumah Pompa, Jakarta Diguyur Hujan Sejak Pagi
• Jakarta Diguyur Hujan,Anies Pilih Tinjau Rumah Pompa Ketimbang Istirahat di Rumah pada Hari Liburnya
Dedi mengatakan, 10 unit pompa yang disiagakan itu dibagi dalam tiga titik.
Khusus bagian timur ada tiga pompa stasioner dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter per detik yang disiapkan.
Sementara pada bagian barat, ada tiga pompa yang disiagakan dengan kapasitas 6.000 liter per detik.
Satu titik lainnya di bagian tengah dengan empat pompa berkapasitas 4.000 liter per detik.
Menurut Dedy, perawatan dilakukan secara rutin terhadap pompa-pompa tersebut.
Apalagi lokasi Rumah Pompa Waduk Pluit berbatasan langsung dengan lautan Teluk Jakarta.
• Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Dirusak Orang Tak Dikenal, Ini Tindakan Pemprov DKI Jakarta
• Wagub DKI Serahkan Kasus Sabotase Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas kepada Polisi
"Kita terus lakukan perawatan terhadap pompa-pompa yang ada, karena kita siaga 24 jam setiap harinya," kata Dedy.
Sementara itu ketinggian air di Rumah Pompa Waduk Pluit pada hari ini, Jumat (5/2/2021) sore berada pada angka 185 sentimeter atau masih terpantau normal.
Meski demikian, para petugas di Rumah Pompa Waduk Pluit tetap siaga apabila sewaktu-waktu ketinggian air berubah.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan datangnya musibah banjir.
"Untuk ketinggian air masih normal. Kita masih Siaga 4, belum ada tanda-tanda air akan tinggi," kata Dedy.