Breaking News:

Gara-gara Saling Ejek di Medsos, Tawuran Berdarah Antar Geng Motor di Tambora Tewaskan 1 Orang

Polisi mengidentifikasi pelaku dengan berbekal rekaman CCTV serta keterangan warga sekitar yang diperoleh saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Mohamad Yusuf
(Humas Polres Metro Jakarta Barat)
Rilis pengungkapan kasus tawuran berdarah di Tambora, Jakarta Barat digelar di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (3/2/2021) 

"Salah satu pelaku sudah dua kali melakukan ini walau tidak sampai meninggal, yang pertama terjadi pada Januari 2020," kata Ady.

Ady menjelaskan bahwa aksi tawuran tersebut dipicu dari saling ejek antara genk motor pelaku dengan genk motor korban.

Tawuran yang terjadi di Jalan K.H. Moh Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (28/1/2021) melibatkan Geng Balok yang berlokasi di Tambora dan Geng Pesisir 301 Jakarta Utara.

"Diawali dengan saling menantang di media sosial  antara Geng Balok yang berada di Tambora dan Geng Pesisir 301 yang ada di Jakarta Utara," jelas Ady.

Kedua genk motor itu kemudian bersepakat untuk bertemu pada Kamis pukul 04.00 WIB.

Kala itu, Geng Pesisir 301 yang menyambangi Geng Balok di Tambora.

Ketika bertemu, kedua belah pihak terlibat aksi pelemparan dan pemukulan di TKP. 

Saat itu, R yang terlibat dalam tawuran diserang menggunakan sebuah celurit oleh anggota dari Geng Pesisir 301 Jakarta Utara.

Ia diserang di bagian punggung, kepala, dada, dan tangan.

"Terdapat luka pada korban di bagian punggung, kepala, dada, tangan, di tangan itu karena menangkis sambitan celurit yang dibawa geng motor wilayah Jakarta Utara," kata Ady.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved