Breaking News:

Berita Nasional

Langkah Kapolri Silaturahmi dengan PBNU dan PP Muhammadiyah Dinilai Habib Aboebakar Sangat Tepat

Langkah Silaturahmi Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan PBNU dan PP Muhammadiyah Dinilai Habib Aboebakar Al Habsyi Sangat Tepat

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Istimewa
Habib Aboe Bakar Alhabsyi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Langkah Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Senen pada Kamis (28/1/2021) dan pengurus PP Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (29/1/2021) mendapatkan apresiasi.

Satu di antaranya disampaikan oleh Habib Aboebakar Al Habsyi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai langkah awal Kapolri yang baru dengan bersilaturahim ke PB NU dan PP Muhammadiyah sangat tepat.

Hal ini menunjukkan Kapolri memahami dengan baik kondisi sosiologis masyarakat Indonesia.

NU dan Muhammadiyah yang merupakan dua organisasi massa terbesar di Indonesia yang juga merupakan representasi masyarakat.

Silaturahmi ke dua lembaga tersebut menurutnya adalah bagian dari upaya mendengarkan aspirasi masyarakat melalui kanal organisasi kemasyarakatan.

"Tentunya melalui silaturahmi yang demikian Kapolri terpilih akan dapat menjelaskan rencana kerja Polri di bawah kepemimpinan beliau," jelas Habib Aboebakar Al Habsyi pada Minggu (31/1/2021).

"Apa saja program strategis yang akan dilakukan Polri ke depan akan dapat dijelaskan dengan baik," tambahnya.

Di sisi lain, lanjutnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga dapat mengklarifikasi atau memberikan penjelasan jika ada programnya yang masih belum dipahami oleh masyarakat.

Misalkan saja soal Pam Swakarsa, hal ini banyak menjadi perdebatan di tengah masyarakat.

Baca juga: Hari Gizi Nasional, Frisian Flag dan PERGIZI PANGAN Atasi Kekurangan Gizi 10.000 Keluarga di Sumsel

"Melalui forum silaturahmi Kapolri dapat memberikan penjelasan konsep PAM swakarsa yang beliau maksud, jika tak salah ini berbeda dengan yang di tahun 1998," ungkap Habib Aboebakar Al Habsyi.

Tentunya, selain itu semua Polri bisa bekerja sama dengan NU dan Muhammadiyah dalam banyak hal, seperti pembinaan mental anggota, pendidikan, kegiatan sosial hingga kesehatan.

"Harapan saya, apa yang dilakukan Kapolri ini akan semakin mendekatkan Polri kepada rakyat dan akan semakin mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugasnya," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved