Rabu, 29 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Anies Baswedan: Wisma Atlet Kemayoran Monumen Covid-19 yang Belum Disadari

Anies Baswedan mengatakan, foto-foto Wisma Atlet hari ini akan dikenang lintas zaman.

TRIBUNNEWS/DANANG TRIATMOJO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperlihatkan foto Wisma Atlet Kemayoran dalam buku 'Potret Jakarta 2020 Kolaborasi Melawan Pandemi', Sabtu (30/1/2021). 

WARTAKOTALIVELIVE, JAKARTA - Sejak pandemi Covid-19 melanda Jabodetabek, Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta Pusat dijadikan rumah sakit darurat untuk menampung pasien positif.

Puluhan ribu pasien pernah menjalani perawatan di lokasi tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan menyebut Wisma Atlet Kemayoran adalah monumen Covid-19 yang hingga hari ini belum disadari.

Baca juga: Petugas Rutan KPK yang Dipukul Mantan Sekretaris MA Nurhadi Melapor ke Polsek Setiabudi

Hal itu ia sampaikan dalam peluncuran buku 'Potret Jakarta 2020 Kolaborasi Melawan Pandemi' secara daring, Sabtu (30/1/2021).

"Ini (menunjuk) foto Wisma Atlet, kalau cuma Wisma Atlet gitu aja enggak ada ceritanya."

"Tapi begitu diceritakan di sini, ini adalah tempat penampung pasien Covid terbesar di Asia Tenggara, mungkin di Asia karena di sini puluhan ribu."

Baca juga: KNPI Kembali Laporkan Abu Janda ke Bareskrim, Kali Ini karena Sebut Islam Arogan

"Gambar gedung ini, menjadi salah satu monumen Covid yang hari ini belum disadari," kata Anies sambil memperlihatkan foto Wisma Atlet Kemayoran.

Anies mengatakan, foto-foto Wisma Atlet hari ini akan dikenang lintas zaman.

Sebab, bangunan tersebut menjadi saksi bisu berkumpulnya para penyintas Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Baca juga: Kapolri: Ada Komunikasi yang Terputus Antara Umara dan Ulama

Terlebih, kata dia, kondisi seperti pandemi Covid-19 bukan sebuah kejadian bulanan atau tahunan, melainkan ratusan tahun.

"Nanti gambar ini akan dikenang lintas zaman. Karena di sinilah tempat berkumpulnya penyintas Covid paling banyak."

"Kalau suatu saat ada kunjungan museum tempat tinggal Covid, ya inilah tempatnya."

Baca juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Dari Dulu Kelemahan Kita Mudah Terpecah Belah

"Karena enggak ada tempat yang paling banyak dijadikan pengalaman," papar Anies.

Anies Baswedan merasa bersyukur mendapat pengalaman di masa pandemi Covid-19 dengan cukup lengkap.

Mulai dari membuat kebijakan penanganan Covid-19, hingga menjadi salah satu pasiennya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 30 Januari 2021: Rekor Baru Lagi! Pasien Positif Tambah 14.518 Orang

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved