Breaking News:

Pencurian

Pengemudi Ojol Motornya Raib Akibat Dugaan Korban Hipnotis

Pengemudi Ojol Motornya Raib Akibat Dugaan Korban Hipnotis. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Imam Nur Hakim (22)  menjadi korban dugaan hipnotis di kawasan Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Imam mengatakan peristiwa tersebut dialami dirinya pada 21 Januari 2021 saat dirinya sedang mampir di sebuah kedai bubur ayam yang terletak di dekat Rumah Sakit IMC Bintaro, di Jalan Jombang Raya, Ciputat, Kota Tangsel. 

"Kejadiannya saat saya mau membeli bubur pakai motor kakak saya yang biasa kita gunakan bergantian untuk ngojek," ucap Imam saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Jumat (29/1/2021).

Imam menuturkan awal mula peristiwa itu dialaminya saat dirinya telah tiba di kedai bubur ayam tersebut.

Baca juga: Tsania Marwa Gugat Harta, Atalarik Syah Minta Kado dan Barang Pemberian Saat Seserahan Dikembalikan

Tiba-tiba datang dua orang yang tak dikenal dirinya langsung menepuk pundaknya dan menanyakan kabar terkait kedua orang tua Imam.

Lanjut Imam, saat itu dirinya mengikuti apa yang diperintah oleh kedua orang yang tak dikenalnya itu kepadanya.

Menurutnya kedua orang pelaku itu mengajak ia untuk meninggalkan lokasi kedai menuju kawasan Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangsel.

"Di lokasi itu, salah satu pelaku bilang ingin meminjam sepeda motor saya. Terus saya kasih saja dan saya menunggu di lokasi, karena saya masih belum sadar kalau motor saya itu dibawa lari," katanya. 

Ia pun mengaku dirinya baru sadar menjadi korban hipnotis beberapa waktu setelah motor jenis Yamaha N Max B 6034 VSY miliknya sudah dibawa kabur pelaku. 

Begitu sadar, ia langsung pulang ke kediamannya dan menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada keluarganya. 

Baca juga: Beri Kemudahan Pengguna Kendaraan Listrik, PLN Luncurkan Aplikasi Charge.IN

"Saya langsung membuat laporan Polisi. Mudah - mudahan motor kami ini bisa kembali, karena itu satu-satunya kendaraan untuk mencari nafkah," harapnya. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Sumiran membenarkan adanya laporan hipnotis oleh pengemudi ojek daring tersebut. 

Menurut Sumiran, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. 

"Iya mas, dalam penyelidikan. Kita sudah panggil saksi-saksi untuk diperiksa dan dimintai klarifikasinya. Habis Jumatan saksinya sudah dipanggil, baru satu saksi yang di BAP dan siang ini datang lagi saksinya," kata Sumiran saat dikonfirmasi, Pondok Aren, Kota Tangsel, Jumat (29/1/2021).

Penulis: Rizki Amana
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved