Rabu, 6 Mei 2026

Berita Video

VIDEO Sejak Pandemi Covid 19, Risma Kerap Mengemis Darah ke PMI untuk Adiknya

Stok darah di PMI DKI Jakarta yang merosot tajam membuatnya selalu kesulitan mendapatkan kantung darah.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Sejak Pandemi Covid-19, Risma harus mengemis darah setiap bulan untuk adiknya yang mengidap Thalasemia. 

Stok darah di PMI DKI Jakarta yang merosot tajam membuatnya selalu kesulitan mendapatkan kantung darah.

Risma mengatakan bahwa adiknya sudah lima tahun rutin mendapatkan pasokan darah dari PMI DKI Jakarta.

Setiap bulan, adiknya harus mendapatkan dua kantong darah. Dulu kata Risma, adiknya tidak pernah kesulitan mendapatkan donor darah di PMI DKI Jakarta.

Namun berbeda ketika Pandemi Covid-19, sejak awal Maret 2020 lalu, adik Risma selalu tidak kebagian jatah darah.

Minimnya pendonor saat Pandemi Covid-19, membuat adiknya sulit mendapatkan stok darah.

Sehingga adik Risma hanya bisa mendapatkan darah dari keluarga. Apabila keluarga sudah tidak dapat mendonorkan, maka Risma harus mencari hingga ke tetangga.

"Sering saya minta tolong ke tetangga agar bisa mendapatkan darah. Habis mau bagaimana lagi nyawa adik saya hanya bisa tertolong lewat transfusi darah rutin," ujar Risma ditemui di Markas PMI DKI Jakarta, Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2021).

Bahkan kata Risma, tidak jarang ia ke PMI dengan tangan kosong tanpa membawa pendonor satupun.

Di PMI DKI Jakarta ia kerap mengemis kepada mahasiswa-mahasiswa yang hendak mendonorkan darahnya agar memberikan stok darah tersebut untuk adik Risma.

Selama jadi penerima donor darah aktif, Risma mengaku baru kali ini adiknya kesulitan mendapatkan stok darah.

Risma berharap agar warga DKI Jakarta kembali rutin memberikan donor darah. Ia memastikan bahwa donor darah tidak akan menjadi sebuah klaster penularan Covid-19.

Sebab, protokol kesehatan sudah diterapkan dengan ketat oleh pihak PMI DKI Jakarta saat menggelar donor darah.

Misalnya saja dengan pemeriksaan suhu tubuh dan memakai masker serta menjaga jarak.

"Jadi saya harap agar donor darah rutin tetap dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Karena banyak orang-orang seperti adik saya ini yang hanya bisa terselamatkan dari kantong darah yang tersedia," harap Risma.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved