Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Proses Donor Plasma Konvalesen dari Penyintas Covid-19 Perlu Waktu Sekitar 2 Jam

Proses pengambilan plasma konvalesen pada pendonor yang merupakan penyintas Covid-19 menelan waktu sekitar dua jam.

Istimewa
Mesin pendonor plasma konvalesen di UTD PMI Kota Bekasi. (Foto istimewa) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kabag Pelayanan Donor UTD PMI Kota Bekasi, Liza Claudya menjelaskan proses pengambilan plasma konvalesen pada pendonor yang merupakan penyintas Covid-19, berbeda dengan metode pengambilan darah pada umumnya.

Dalam prosesnya, terdapat mesin yang dihubungkan kepada pendonor. Oleh sebab itu, prosesnya membutuhkan waktu hingga dua  jam.

"Pertama itu, pendonor proses pengambilan darahnya lebih panjang dari pada donor sukarela biasa. Durasinya 2 jam. Sedangkan donor biasa 5-10 menit selesai. Jadi petugas harus 2 jam nunggu hingga prosesnya selesai," kata Liza saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Datang dari Bekasi, Bian Teguhkan Niat Selamatkan Nyawa Temannya Lewat Donor Plasma Konvalesen

Alat yang digunakan pada dasarnya sama seperti alat yang dilakukan dalam metode pengobatan cuci darah. Namun, dalam hal ini, mesin tersebut hanya akan menyaring plasma darah saja.

Sedangkan komponen darah lainnya, seperti sel darah merag, akan dikembalikan ke tubuh penyintas saat proses penyaringan selesai.

"Alatnya sama seperti saat cuci darah. Karena yang diambil itu awalnya darah merah semuanya lengkap (whole blood). Nah alat itu kemudian nyaring, lalu plasmanya saja yang diambil. Darah merahnya dikembalikan lagi ke tubuh pendonor. Sel darah merah enggak kita ambil. Itu lah proses yang bikin lama," ungkapnya.

Baca juga: Kabar Baik, PMI Kota Bekasi Bakal Layani Donor Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19

Selain itu, sebelum pendonor juga diharuskan mengikui proses pemeriksaan atau screening guna memastikan bahwa plasma darah penyintas masih mengandung antibodi Covid-19.

"Pendonornya juga banyak harus melewati screening. Baru bisa diambil ketika lolos screening antibodi dan aman dari penyakit," kata Liza.

Sedangkan proses transfusi plasma kepada pasien Covid-19, sama seperti ketika transfusi darah pada umumnya.

Baca juga: Selain Penyintas Covid-19, Dewi Perssik Ingin Donor Plasma Darah Karena Belum Pernah Melahirkan

Plasma darah masuk ke dalam tubuh pasien dengan cara menyalurkannya dari kantong menuju pembuluh darah pasien.

"Sama kayak transfusi biasa," tuturnya. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved