Breaking News:

Demo Pedagang Daging Sapi

Kuliner Nasi Jagal Sapi di Kota Tangerang Tetap Beroperasi, meski Pedagang Daging Sapi Mogok

Para pedagang daging sapi di Kota Tangerang mogok berjualan. Bahkan mereka tak berjualan hingga tiga hari ke depan. Hal ini menyulitkan rumah makan.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Meski pedagang daging sapi mogok selama tiga hari, rumah makan yang menggunakan komoditas tersebut tetap buka. Mereka memakai daging sapi yang telah distoknya. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Para pedagang daging sapi di Kota Tangerang mogok berjualan. Bahkan mereka tak berjualan hingga tiga hari ke depan. Hal ini tentu menyulitkan rumah makan yang banyak menggunakan komoditas tersebut.

Dampaknya daging sapi mengalami kelangkaan di pasaran. Kendati demikian sejumlah tempat kuliner yang bahan bakunya menggunakan daging sapi masih tetap beroperasi.

Seperti yang terlihat di beberapa rumah makan nasi jagal. Kuliner khas Kota Tangerang itu buka seperti biasanya.

"Buka terus, masih banyak pengunjung juga yang datang," ujar Hj. Ru pemilik rumah makan nasi jagal di kawasan Bayur, Kota Tangerang kepada Warta Kota, Kamis (21/1/2021).

Pengamatan Warta Kota, kuliner nasi jagal di Bayur juga banyak yang beroperasi. Tak ada satu pun yang tutup.

Dan terus didatangi para pelanggan. Meski lokasinya berada di dekat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Bayur yang saat ini tak beroperasi dampak pedagang daging sapi demo.

"Kami ngakalinnya punya stock daging. Dengar pada mau mogok, ya sebelumnya stock banyak dulu," ucapnya.

Nasi jagal Hj. Ru tak mengalami kenaikan harga. Meski harga daging sapi mahal di pasaran.

"Harganya tetap 1 porsi Rp. 12.000. Kemarin beli daging sapi per kilo sekitar Rp. 110.000 memang naik harganya," katanya. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved