Minggu, 26 April 2026

Kunjungan Ke Tribun Network

Ketum KONI Pusat Marciano Norman Sambut Baik Vaksin Covid-19 Dan Atlet Harus Di Prioritaskan

Vaksinasi Covid-19 nantinya akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, juga untuk atlet Indonesia yang banyak tampil di ajang internasional

Penulis: Abdul Majid |

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia kini tengah serius memerangi pandemi Covid-19. Berbagai cara telah dilakukan mulai dari kampanye 3M, menerapkan PSBB hingga yang terbaru Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat se-Pulau Jawa dan Bali.

Satu cara lain yang dinilai jadi penangkal ampuh Covid-19 yakni Vaksin pun mulai dikampanyekan pemerintah. Presiden Joko Widodo jadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 pada 13 Januari lalu.

Vaksinasi Covid-19 nantinya akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Begitu juga dengan atlet-atlet Indonesia yang banyak tampil di ajang internasional.

Apalagi, atlet-atlet Indonesia sudah diajukan agar bisa mendapatkan prioritas vaksin Covid-19 khususnya yang bakal tampil di kejuaraan-kejuaraan di luar negeri.

“Untuk ikuti event internasional ke depan tidak menutup kemungkinan telah divaksin itu akan menjadi salah satu syaratnya, karena di negara penyelenggara bahwa atlet-atlet yang ikut kompetisi itu dapat jaminan bebas covid, dan salah satu syaratnya mereka harus divaksin,” kata Marciano  Norman Ketum KONI Pusat dalam kunjungannya ke Kantor Tribun Network, Rabu (20/1/2021).

Ketum KONI Pusat, Marciano Norman berkunjung ke redaksi Tribun Network di Palmerah Selatan
Ketum KONI Pusat, Marciano Norman berkunjung ke redaksi Tribun Network di Palmerah Selatan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

“Contoh Boston marathon, itu sudah mulai menerapkan pesertanya, ofisialnya mereka harus divaksin untuk boleh ikut,” sambungnya.

Sementara itu apabila ada atlet Indonesia yang tak mau divaksin, eks Kepala BIN tersebut mengatakan mereka nantinya akan terbentur dengan aturan-aturan terbaru yang bisa saja meniru ajang Boston Marathon.

Marciano Norman, pensiunan Jenderal bintang tiga TNI AD ini, meyakini ke depan setiap event kejuaraan akan meminta data setiap atlet bebas dari Covid-19.

“Tentunya syarat seseorang untuk divaksin kan sudah ada dan juga ada syarat yang tidak boleh divaksin apakah dia pernah sakit covid atau punya alergi. Tapi di dalam perkembangan situasi seperti sekarang ini dimana upaya memberikan vaksin rakyatnya itu tidak hanya berlaku di Indonesia tapi juga dunia,”

“Jadi kalau ada atlet yang tidak mau divaksin, itu pilihan mereka. Berarti juga membatasi ruang gerak mereka untuk ikut dalam event internasional bergengsi untuk yang bersangkutan dan juga menghilangkan harapan atlet dari negara kita untuk dapat prestasi tertinggi,” jelasnya.

Marciano Norman juga menyambut baik hadirnya vaksin Covid-19 di Indonesia dan di gratiskan oleh pemerintah.

Baca juga: Ketua KONI Pusat Berharap Venue PON XXI Dapat Digunakan Olimpiade 2032

Bahkan ia turut mengapresiasi pemerintah yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 pada 13 Januari lalu di mana Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama menerima vaksin Covid-19.

“Saya selaku Ketua Umum KONI Pusat dengan jajaran memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah yang telah melakukan vaksinasi 13 Januari lalu yang dimulai bapak Presiden,” kata Marciano.

“Kita harus yakin apa yang diambil pemerintah dalam upaya penanggulangan Covid-19 adalah salah satu upaya terbaik saat ini yang menjadi pilihan untuk diambil,” lanjutnya.

Sementara itu, Marciano Norman yang menaungi cabang olahraga di Indonesia juga menyambut baik upaya dari Kemenpora agar para atlet Indonesia juga mendapatkan prioritas vaksin Covid -19.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved