VIDEO Syekh Ali Jaber Punya Cita-cita yang Belum Terwuhud, Tinggalkan Wasiat Ini Kepada Mahfud MD

Syekh Ali Jaber menyampaikan satu cita-citanya yang hingga meninggal dunia belum teruwujud.

Editor: Murtopo
photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Syekh Ali Jaber ceritakan cita-citanya kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang hingga meninggal, Kamis (14/1/2021) ini belum terwujud. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Syekh Ali Jaber menyampaikan satu cita-citanya yang hingga meninggal dunia belum teruwujud.

Cita-cita tersebut disampaikan Syekh Ali Jaber kepada kepada Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD.

Syekh Ali Jaber meninggalkan sebuah harapan yang bisa jadi menjadi sebuah wasiat kepada Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD.

Di samping itu, Syekh Ali Jaber juga memberikan hadiah khusus kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Hadiah yang diberikan Ali Jaber kepada Mahfud MD tersebut adalah tasbiah, kurma pilihan, dan buku doa.

Mahfud MD juga mendapat hadiah parfum khas aroma Kabah.

Mahfud MD mengaku memiliki hubungan dekat dengan Syekh Ali Jaber yang meninggal dunia Kamis (14/1/2021) sekitar puku; 08:40 WIB.

Saking dekatnya, Syekh Ali Jaber pun menyampaikan satu cita-citanya yang hingga meninggal dunia belum teruwujud.

Menurut Mahfud MD, Syehk Ali Jaber berkata ini kepada dirinya: "Guru, sy mau mencetak sejuta penghafal Qur'an. Tanah dan modal utk gedung sdh mulai terkumpul; mohon dukungan proses perizinan." 

Baca juga: Jenazah Syekh Ali Jaber Tiba di Rumah Duka di Rawamangun Jakarta Timur

Baca juga: Melayat Syekh Ali Jaber di RS Yarsi, AA GYM: Demi Allah Wajahnya Bersih dan Tersenyum

Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menerima kunjungan Syekh Ali Jaber di kediamannya, 20 September 2020. Mahfud MD menyebut Syekh Ali Jaber adalah contoh ulama yang menyejukan.
Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menerima kunjungan Syekh Ali Jaber di kediamannya, 20 September 2020. Mahfud MD menyebut Syekh Ali Jaber adalah contoh ulama yang menyejukan. (@mohmahfudmd)

Cerita Lengkap Pertemanan Mahfud MD-Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber meninggal dunia di RS Islam Yarsi, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 08:40 WIB.

Syekh Ali Jaber meninggal setelah dirawat 19 hari ri rumah sakit tersebut.

Ali Jaber adalah ulama yang ceramahnya menyejukkan dan dekat dengan sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD.

Saking dekatnya, Syekh Ali Jaber memanggil Mahfud MD dengan sebutan guru atau ayah.

Kekduanya bersama keluarga pun saling berkunjung ke rumah masing-masing

20 September 2020, Syekh Ali Jaber berkunjung ke rumah Mahfud MD setelah dia sembuh dari penusukan pemuda di Lampung.

Pertemuan berlangsung akrab dan Mahfud MD pun membagikan foto-foto pertemuan dan memuji Ali Jaber.

Hari ini, Mahfud MD kembali bersaksi terkait ulama besar, Syekh Ali Jaber.

Baca juga: Melayat Syekh Ali Jaber di RS Yarsi, AA GYM: Demi Allah Wajahnya Bersih dan Tersenyum

Baca juga: Keluarga Syekh Ali Jaber Ingatkan Warga Tak Datangi Rumah Duka dan Pemakaman, Cukup Berdoa di Masjid

Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menerima kunjungan Syekh Ali Jaber di rumah dinasnya, September 2020.
Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menerima kunjungan Syekh Ali Jaber di rumah dinasnya, September 2020. (@mohmahfudmd)

"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hr ini," tulis Mahfud MD di akun twitternya, Kamis (14/1/2021) siang ini. 

Mahfud MD menyebut Syekh Ali Jaber sebagai ulama penyambung aspirasi umat dan pemerintah. 

Mahfud MD pun menjelaskan kenapa dirinya sampai dipanggil guru atau ayah oleh Syekh Ali Jaber.

"Beliau adalah sahabat baik sy. Krn rendah hati beliau memanggil sy "Guru" atau "Ayah"," ujar Mahfud MD.

Baca juga: FAKTA-FAKTA Syekh Ali Jaber, Dipuji Mahfud MD sebagai Ulama Menyejukkan hingga Ditusuk di Lampung

Baca juga: Cerita Syekh Ali Jaber Ditusuk Orang Tak Dikenal, Cabut Sendiri Pisau yang Patah di Lengan Kanannya

Makanan Kesukaan Syehk Ali Jaber

Menurut Mahfud MD, beberapa hari sebelum diberitakan Syekh Ali Jaber kena Covid-19, dia ke rumah Menteri Pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid ini.

Syekh Ali Jaber datang untuk memberikan hadiah khusus kepada putra asli Madura tersebut.

"Syekh Ali Jaber ke rmh sy, menghadiahi tasbih, kurma pilihan, buku doa, parfum khas aroma Kakbah," ujar Mahfud MD.

Selain itu, Syekh Ali Jaber pun menyampaikan sebuah wasiat atau sebuah keinginan yang hari ini belum terwujud tetapi beliau sudah berpulang ke Ramahtullah.

Menurut Mahfud MD, Syehk Ali Jaber berkata ini kepada dirinya: "Guru, sy mau mencetak sejuta penghafal Qur'an. Tanah dan modal utk gedung sdh mulai terkumpul; mohon dukungan proses perizinan." 

Menurut Mahfud MD, Syekh Ali Jaber memiliki makanan favorit, yaitu nasi Bukhori.

Nasi Bukhori adalah nasi kebuli khas Arab.

Selain itu, Syekh Ali Jaber ternyata menyukai duren.

"Kalau ke rmh Syekh Ali Jaber, sy diajak makan Nasi Bukhori (kebuli khas Arab) dan duren," kata Mahfud.

Begitu juga sebaliknya, Mahfud MD selalu menyanyikan Nasi Bukhori yang dipesan secara khusus dari Restoran Aljazeera jika Syekh Ali Jaber berkunjung ke rumahnya.

"Kalau beliau ke rmh sy maka sy pesankan menu yg sama (minus duren) dari restoran Aljazeera," katanya.

Saking dekatnya hubungan kedua tokoh tersebut, kata Mahfud MD, Syekh Ali Jaber pernah mengajak ayah dan adik kandungnya ke rumahnya.

"Katanya,  (orangtua dan adik Syek Ali Jaber) ingin kenal dengan saya juga," ujar Mahfud MD

Inilah cuitan Mahfud MD terkait meninggalnya Syekh Ali Jaber.

@mohmahfudmd: Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hr ini. Beliau menjadi penyambung aspirasi antara ummat dan Pemerintah. Beliau adalah sahabat baik sy. Krn rendah hati beliau memanggil sy "Guru" atau "Ayah".

@mohmahfudmd: Bbrp hr sblm diberitakan terinfeksi Covid-19 Syekh Ali Jaber ke rmh sy, menghadiahi tasbih, kurma pilihan, buku doa, parfum khas aroma Kakbah. "Guru, sy mau mencetak sejuta penghafal Qur'an. Tanah dan modal utk gedung sdh mulai terkumpul; mohon dukungan proses perizinan", kt-nya.

@mohmahfudmd: Kalau ke rmh Syech Ali Jaber sy diajak makan Nasi Bukhori (kebuli khas Arab) dan duren. Kalau beliau ke rmh sy maka sy pesankan menu yg sama (minus duren) dari restoran Aljazeera. Beliau jg pernah mengajak ayah dan adik kandungnya ke rmh sy yg, katanya, ingin kenal dgn saya jg.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved