Breaking News:

Evaluasi Pemain

Richard Mainaky Pelatih Ganda Campuran, Kekalahan Praveen/Melati Karena Masih Jalani Adaptasi

Menurut Richard kegagalan Praveen/Melati lebih karena masih menjalani adaptasi dengan pertandingan.

Humas PBSI
Pelatih ganda campuran, Richard Mainaky menjelaskan kekalahan Praveen/Melatih karena masih beradaptasi setelah lama absen 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky memberikan hasil evaluasi terhadap para pemainnya yang tampil di Yonex Thailand Open 2021.

Salah satunya penampilan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang kandas di final usai dikalahkan wakil tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 21-3, 20-22 dan 21-18.

Menurut Richard kegagalan Praveen/Melati lebih karena masih menjalani adaptasi dengan pertandingan.

Pasalnya, mereka terakhir kali menjalani pertandingan pada All England di bulan Maret 2020.

Ia pun berharap, Praveen/Melati bisa tampil lebih baik lagi bahkan meraih juara di dua laga selanjutnya.

Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Humas PBSI)

“Ini pertandingan perdana selama kurang lebih 9 bulan. Jadi saya anggap selain memburu target/gelar. Saya anggap ini pertandingan uji coba untuk evaluasi di dua pertandingan berikutnya,” kata Richard saat dihubungi Tribunnews.

“Dan saya menghargai hasil yang sudah dicapai Praveen/Melati walaupun belum sesuai harapan untuk rebut gelar juara,” sambungnya.

Sementara itu, Melati sebelumnya mengakui bahwa pada laga final, dirinya bersama dengan Praveen tampil tak maksimal khususnya pada game pertama.

Baca juga: Kekecewaan Praveen/Melati Kalah Di Gim Pertama Dalam Waktu Cuma 9 Menit Dari Dechapol/Sapsiree

Baca juga: Praveen/Melati Gagal Raih Gelar Juara Thailand Open Seri Asia Di Bangkok

“Kami sedikit kecewa. Kami membuat beberapa kesalahan sendiri. Selama permainan, kami tidak bisa mengubah nasib kami dan itulah yang kami sesali,” kata Melati.

Setelah Yonex Thailand Open, para pebulutangkis Indonesia bersiap tampil di Toyota Thailand Open pada 19-24 Januari 2021 dan terakhir HSBC BWF World Tour Finals pada 27 – 31 Januari 2021.

“Saya berharap semuanya bisa tampil lebih maksimal dari minggu lalu. Yang sudah bagus dipertahankan, yang belum semoga bisa lebih baik. Target ya sebisa mungkin tambah satu gelar lagi,” kata Rionny, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Umar Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved