Breaking News:

Futsal Indonesia

Lebih 1 Dekade jadi Kiper, Ini Tim dan Sosok Pemain Lokal yang Disegani Tely Sarendra

Lebih 1 Dekade jadi Kiper, Ini Tim dan Sosok Pemain Lokal yang Disegani Tely Sarendra. Simak selengkapnya dalam berita ini.

rafzanjani simanjorang
Tely Sarendra, mantan kiper futsal timnas Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Tak terasa, sudah satu dekade seorang Teguh Limas Sarendra, mantan kiper futsal timnas Indonesia berkarier.

Berbagai klub pun pernah dibela oleh sosok yang dikenal dengan nama Tely Sarendra ini, mulai dari Jatim Futsal Surabaya tahun 2010, Harimau Rawa Riau tahun 2011, Brilyan Sport Makassar tahun 2012, Electric Cosmo PLN tahun 2013, FC Libido Bandung di tahun 2015, Electric PLN tahun 2016, dan dua tahun kemudian bersama Permata Indah Manokwari, lalu tahun 2019 bersama Devina Kamiada Jakarta, sebelum akhirnya dirinya menerima pinangan SKN FC Kebumen di 2020.

Lantas, dari banyaknya klub dan pemain yang pernah ia hadapi sebelumnya, ada satu tim dan satu nama yang ia segani hingga saat ini.

"Untuk tim, yang berbahaya ada Vamos Mataram. Bagi saya mereka konsiten ya, dan infrastrukturnya pun dibangun dengan baik," bukanya kepada Warta Kota pekan lalu.

Baca juga: Format Liga 2 2021 Kemungkinan Bakal Kembali Berlangsung Dua Wilayah

Untuk pemain yang menurutnya paling mematikan adalah Andri Kustiawan atau yang akrab disapa Andrew.

Tely menjelaskan Pivot kelahiran Bandung tersebut pernah menghancurkan penampilannya di satu pertandingan semifinal Liga Futsal di Yogyakarta.

"Itu antara 2017 atau 2018 lalu ya kami melawan Vamos. Timnya diisi oleh Bayu Saptaji, Iqbal Iskandar yang dulu menjadi pemain terbaik, ada pula dua pemain asal Iran. Semua orang mewanti-wanti saya akan mereka. Namun, di pertandingan itu semua nama itu bisa saya tepis tendangannya selain Andrew," kenang bapak dari satu anak ini.

Lanjutnya, dalam performa terbaik itu, semua penyelamatan yang ia lakukan dari sosok yang diwaspadai orang-orang di futsal tercoreng dengan tiga sentuhan akhir Andrew.

Sialnya, Tely menyebutkan hatrick Andrew hanya berasal dari penempatan posisi yang selalu tepat dengan datangnya bola.

"Tidak ada tendangan keras. Hanya nyentuh-nyentuh bola saja. Boleh dibilang, jika dalam sepak bola, Andrew itu seperti Filippo Inzaghi. Saya kaget, orang-orang susah payah mencetak gol, dia hanya di tiang dua menunggu datangnya bola, dan nyetak gol. Bagi saya, dia sungguh berbahaya," tutupnya.

Ada pun saat ini, Tely Sarendra terbilang pemain senior di Liga Futsal Indonesia. Dirinya telah berusia 30an tahun, namun masih ingin tetap bermain hingga usia 40 tahunan.

Baca juga: Beredar Tiga Video Soal Gempa Majene Dugaan Warga Mencegat dan Menjarah Logistik Korban Gempa Sulbar

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved