Virus Corona Tangsel

Pengelola TPU Jombang Kewalahan Hadapi Lonjakan Permintaan Lahan Makam untuk Pasien Covid-19

Pengelola Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku kewalahan menghadapi permintaan lahan makam.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Makam khusus jenazah infeksi Covid-19 di TPU Jombang, Ciputat. Seiring lonjakan kasus virus berbahaya tersebut, kini kondisi makam sudah mulai penuh. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Pengelola Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku kewalahan menghadapi permintaan lahan makam.

Demikian dikatakan Kepala TPU Jombang, Tabroni, Selasa (12/1/2021). Menurutnya, pemakaman jenazah infeksi Covid-19 terus meroket tajam pada awal tahun 2021 ini. 

Bahkan pelonjakan angka kematian memaksa pihak pengelola lokasi pemakaman khusus jenazah infeksi Covid-19 di Kota Tangsel itu membuka lahan barunya. 

Sebab, pada lahan awal hanya menyisakan empat lubang kubur di tengah meningginya kasus infeksi Covid-19 yang dibarengi dengan angka kematian penderitanya. 

"Di blok makam sebelumnya tinggal tiga atau empat lubang. Sekarang kita lagi rapihin jalan buat akses ke lahan yang baru dibuka," kata Tabroni.

Tabroni menjelaskan pada Desember 2020 lalu pihaknya mencatat sebanyak 117 jenazah infeksi Covid-19 telah dimakamkan di TPU Jombang

Sementara, pada awal bulan di tahun 2021 ini tercatat puluhan jenazah infeksi Covid-19 telah dimakamkan mencapai 506 makam. 

Ia pun mengatakan pada bulan Desember 2020 dan Januari 2021 merupakan catatan tertinggi bagi jenazah infeksi Covid-19 yang dimakamkan di TPU Jombang

"Ada 44 orang dimakamkan dari awal Januari sampai saat ini. Totalnya sampai saat ini sudah 506 makam," pungkasnya.  

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved