Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Komisi V DPR RI Pertanyakan Usia Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat Kunjungi Dermaga JICT II

Komisi V DPR RI pertanyakan usia pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat mengunjungi Dermaga JICT II, Senin (11/1/2021).

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Rombongan Komisi V DPR RI menerima penjelasan pencarian Stiwijaya Air SJ-182 di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Komisi V DPR RI pertanyakan usia pesawat Sriwijaya Air SJ-182 saat mengunjungi Dermaga JICT II, Senin (11/1/2021).

Anggota Komisi V DPR RI mengunjungi posko evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang ada di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). 

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito.

Video: Cemas Keluarga Korban SJ 182 di Crisis Center Sriwijaya Air

Mereka sempat mendapatkan penjelasan terkait penanganan musibah pesawat jatuh tersebut. 

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae mempertanyakan usia pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC yang sudah berusia sekitar 26 tahun. 

Baca juga: SUARA Menggelegar Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Menghujam Laut, Getarkan Kaca Rumah Pulau Lancang

Baca juga: Rekan Kerja di Sriwijaya Air Sedih dan Berharap yang Terbaik Buat Pilot Kapten Afwan

“Kita mesti bicara persoalan. Pertama usia pesawat itu sendiri. Apa layak usia sudah di atas 20 tahunan masih dipakai penerbangan domestik kita?,” kata Ridwan. 

Selain itu Ridwan juga mempertanyakan perihal suku cadang pesawat yang jadi faktor penting keselamatan para penumpang. 

“Apa layak pesawat kita yang suku cadangnya tanpa memerlukan perhatian yang kuat, yang serius?,” katanya. 

Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar ditemukan solusi penanganan masalah itu supaya tidak terulang di kemudian hari. 

Baca juga: RS Polri Kramatjati Terima 16 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air, Pemeriksaan Post Mortem Dimulai

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan mengundang Menhub dan seluruh jajarannya. kita bicarakan bagaimana persoalan usia pesawat ini,” ucap Ridwan. 

Ridwan pun berharap supaya peristiwa semacam ini menjadi yang terakhir kalinya agar masyarakat tidak kembali dirundung duka. 

“Kejadian ini kita harapkan jangan pernah terjadi lagi. Itu niatan kita, itu harapan kita, bahkan harapan rakyat Indonesia,” ungkapnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved