Minggu, 3 Mei 2026

Begini Reaksi Risma saat Blusukannya Disebut Settingan

Risma mengatakan bahwa setiap gelandangan atau PPKS yang dihampiri ditemuinya secara tidak sengaja saat dalam perjalanan menuju ke suatu tempat.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat ditemui di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pemulung (BRSEGP) Pangudi Luhur Bekasi Timur, Jumat (8/1/2021). 

Mereka nantinya akan dipekerjakan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan pekerjaan.

"Kami membutuhkan tenaga-tenaga untuk bisa penambahan gardening dan taman-taman kami. Bisa juga nanti kita juga butuh untuk building management yang di apartemen, sebagai monitoring kontak listrik, cleaning service, jadi kita akan menyesuaikan," ujarnya.

Rudy mengatakan mereka dijanjikan akan diupah berdasarkan UMK Kota Bekasi 2021, yakni sebesar Rp 4.782.935.

"Sesuai dengan UMR (UMK) ya. Kami ikuti standar yang ada di Bekasi," ungkapnya.

Anak Perusahaan BUMN

Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan pekerjaan lima orang pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).

Mereka akan dipekerjakan di PT Pembangunan Perumahan (PP) Properti Tbk, yang merupakan anak perusahan BUMN yakni PT PP (Persero).

"Kita akan memperkerjakan, kemarin lima pemulung yang kita temukan dari berbagai kawasan. Dia bisa bekerja, saya sudah akseskan ke pekerja, dan sudah bekerja lima orang di situ," kata Risma di Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan, Jumat (8/1/2021).

Dua dari lima orang PPKS dijangkau oleh Risma di kawasan Jakarta.

Sedangkan tiga orang lainnya berasal dari daerah lain.

Sebelum dipekerjakan, mereka terlebih dahulu ditampung di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pemulung (BRSEGP) Pangudi Luhur Bekasi, Bekasi Timur.

Sehingga, lokasi tempat mereka nantinya akan bekerja tak terlalu jauh dari BRSEGP.

Risma menjelaskan bahwa memberikan para PPKS pekerjaan merupakan salah satu cara untuk menuntaskan kemiskinan bagi mereka yang terbiasa hidup di jalan.

"Kemudian, rencananya begini. Selama ini sebetulnya mereka yang berhak menerima bantuan itu. Karena mereka di teorinya, mereka ini kemiskinan kronis. Dia tunawisma dan tidak ada pekerjaan, maka dari itu kita proses bantuannya," ucapnya.

Sejak dilantik pada 28 Desember 2020 lalu, Risma melakukan gebrakan dengan cara blusukan dan menyambangi pemulung di kawasan Jakarta dan wilayah lain.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved