Dunia Sepeda
Trek Sepeda Downhill di Kaki Gunung Ciremai Sudah Dibuka
Trek Sepeda Downhill di Kaki Gunung Ciremai Sudah Dibuka. Simak selengkapnya dalam berita ini.
WARTAKOTALIVE.COM, KUNINGAN - Trek Sepeda Downhill di Palutungan Bike Park di Lempong Balong, Gunung Ciremai, sudah dibuka.
Hal tersebut ditulis dalam akun instagram @gunung_ciremai.
Soft launching trek sepeda downhill itu dilakukan pada 2 Januari 2021.
Saat peresmian, para peserta tak menghiraukan mendung yang menggelayut sejak pagi.
Baca juga: Kota Bekasi Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Sebanyak 11.983 Dosis, Tapi Hanya untuk Tenaga Kesehatan
Beberapa orang tampak bersua di satu titik @PalutunganBikePark di Lempong Balong, Cisantana, Cigugur, Jawa Barat.
Di tempat rindang itu hadir Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik; Komandan Distrik Militer (Dandim) 0615 Kuningan, Letkol Czi David Nainggolan; Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kuswandono, dan Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kuningan, Haji Agus Sadeli.
Hadir pula Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Kuningan, San Andre Jatmiko serta beberapa petugas taman nasional, Polisi, Tentara, goweser, dan kelompok masyarakat Palutungan Arban.
"Selain bergelut dalam pemulihan ekosistem gunung Ciremai melalui adopsi pohon, @lempongbalong juga akan punya trek sepeda downhill. Jalur sepeda ini merupakan salah satu trek pioner bagi goweser di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning)," kata Kepala Balai TNGC, Kuswandono dalam sambutannya (2/1).
'Soft launching' ini mendapat sambutan baik dari Ketua ISSI Kuningan, Haji Agus Sadeli.
Baca juga: TPU Pondok Rangon Penuh, Penggali Makam TPU Tegal Alur Berjibaku-Makamkan 40 Jenazah Covid-19 Sehari
"Alhamdulillah. Kalau sudah punya trek, kita mesti sudah bersiap menyelenggarakan event suatu saat nanti," katanya.
Selepas pembukaan, Kapolres Kuningan dan Dandim Kuningan beserta goweser yang hadir langsung menjajal trek sepeda 'downhill' sepanjang 1,6 kilometer tersebut.
'Start' trek tersebut bermula dari tempat yang tak jauh dari Kopi Tandjak Saung Restorasi kemudian membelah lokasi adopsi pohon & hutan pinus.
Para goweser pun menyempatkan menanam bibit pohon Jamuju (Dacrycarpus imbricatus) sebagai tanda kepedulian terhadap upaya pemulihan ekosistem gunung Ciremai.
"Treknya asyik Bro!," ungkap goweser Habib dari My Bike 26 yang juga merupakan penggagas pengembangan trek yang dikelola bersama 3 pihak ini (Koperasi Edelweis, Kelompok Arban & My Bike 26).
#sobatCiremai penasaran dan mau coba juga?. Ok deh. Jangan lupa bawa sepedanya ya. Selamat berpetualang.
Baca juga: VIDEO Terkait Aksi 1812, Ketua PA 212 Slamet Maarif Diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya
PESEPEDA TERSESAT DI HUTAN
Sementara itu, sebelumnya, pesepeda nyasar di hutan Karawang saat hendak menuju bendungan Jatiluhur, Purwakarta.
Tiga pesepeda itu tersesat di Hutan Kutatandingan, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Karawang.
Ketua Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Karawang Yanuaris mengatakan kejadian bermula pada Jumat (1/1/2020) Siti, Ani, dan Agus yang merupakan goweser asal Bekasi tersebut hendak bersepeda menuju Bendungan Jatiluhur, Purwakarta.
Karena cuaca panas, dikatakan Yanuaris, mereka mencoba memotong perjalanan dengan melintasi wilayah Hutan Kutatandingan.
Baca juga: Rayakan Hari Jadi Pertama, Berikut Kegiatan yang Dilakukan Forum UMKM RW 08 Waringin Jaya
"Di tengah perjalanan justru hujan, mereka justru malah berputar-putar di tengah hutan," ungkap Yanuaris saat dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (2/1/2020).
Karena kelelahan dan kedinginan, ketiganya memilih untuk beristirahat dan mulai mencoba menghubungi bantuan sesama komunitas goweser di Cikarang.
"Dari Cikarang kemudian menghubungi komunitas Bike To Work Karawang," kata dia.
Sekitar Pukul 19.00 Wib Bike To Work Karawang mulai menghubung tim SAR untuk menjemput.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/trek-sepeda-downhill-gunung-ciremai-sudah-dibuka.jpg)