Breaking News:

Perayaan Natal

Tak Semua Keluarga Bisa Ikut Ibadah ke Gereja, Elina Berharap Pandemi Virus Corona Segera Berakhir

Ibadah Natal di saat pandemi virus corona, membuat sebagian umat Kristiani tidak bisa melaksanakan ibadah di Gereja, Jumat (25/12/2020).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Ibadah Natal saat pandemi virus corona, membuat sebagian umat Kristiani tidak bisa melaksanakan ibadah di Gereja. Alhasil banyak yang merayakan Natal secara virtual, Jumat (25/12/2020).

Hal ini pula yang dirasakan oleh Jemaat Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Jawa Barat, Elina (39). Ia mengaku jika ibadah tahun ini tidak bisa membawa seluruh keluarganya.

"Memang untuk tahun ini cukup berbeda ya, karena saya sendiri tidak bisa membawa semua keluarga saya. Saya pun hanya ditemeni oleh anak pertama saya," kata Elina.

Suasana pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020).
Suasana pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/12/2020). (Warta Kota/Joko Suprianto)

Dikatakan Elina, tidak membawa seluruh keluarganya untuk Ibadah di Gereja karena memang Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, melakukan pembatasan, terlebih anaknya yang dibawah umur 10 tahun tidak boleh ikut Ibadah di Gereja.

Namun, meski tidak mengikuti ibadah di Gereja, suami dan anak keduanya yang masih di bawah umur 10 tahun tersebut, tetap melaksanakan ibadah Natal melalui virtual, hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan Covid-19.

"Karena anak saya masih di bawah umur 10 tahun yang kedua itu. Jadi terpaksa ga bisa ikut. Tapi mereka tetap ibadah melalui virtual dengan ayahnya," katanya.

Atas kondisi ini, Elina pun berharap dan berdoa pada Natal tahun ini, pandemi segera berakhir, sehingga tidak ada lagi pembatasan-pembatasan atau kekhawatiran akan penyebaran Covid-19, sebab tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun lalu.

"Ya tentu kami pun berdoa segera pandemi ini berakhir. Tadi pun juga kami diajak berdoa agar dunia ini kembali pulih kembali, dan beraktivitas tanpa ada rasa kekhawatiran," ujarnya.

Suasana pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Jawa Barat.
Suasana pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Jawa Barat. (Warta Kota/Joko Suprianto)

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Gereja Paroki Kristus Raja, Karawang, Robertus Sagala mengakui memang dalam pelaksanaan ibadah Natal kali ini anak-anak usai 10 tahun ke bawah tidak boleh ikut serta dalam ibadah Natal.

"Karena memang saat ini situasinya masih pandemi dan ini merupakan aturan bersama, anak-anak di bawah usia 10 tahun tidak boleh masuk, bahwa langit diatas 50 tahun pun juga tidak boleh," katanya.

Ibadah Natal yang bertepatan dalam situasi pandemi Covid-19 ini, Geraja Paroki Kristus Raja mengangkat tema Iman Beserta kita. Artinya dalam situasi apapun tuhan dipercaya akan selalu hadir dalam kehidupan kita.

"Tentu kami berharap masa pandemi ini segera berlalu. Sehingga semua umat bisa merasakan kegembiraan seperti sebelumnya. Karena untuk Natal sekarang tidak semua umat bisa ikut Ibadah," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved