PSBB Jakarta

DKI Tutup dan Terapkan Pengendalian Ketat di 17 Kawasan serta 24 Tempat Wisata, Ini Daftarnya

DKI Jakarta menutup dan menerapkan pengendalian ketat di 17 kawasan serta 24 tempat wisata, ini daftarnya.

Warta Kota/Gopis Simatupang
Pemprov DKI Jakarta menutup 17 kawasan dan 24 tempat wisata pada Perayaan Natal, Jumat (25/12/2020) dan menjelang tahun baru pada Kamis (31/12/2020) serta Jumat (1/1/2021). Foto ilustrasi: Pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan gratis budaya Betawi di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (27/10). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menutup 17 kawasan dan 24 tempat wisata pada Perayaan Natal, Jumat (25/12/2020) dan menjelang tahun baru pada Kamis (31/12/2020) serta Jumat (1/1/2021).

Penutupan itu dilakukan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 selama masa libur perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2021.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, selain penutupan, pemerintah juga melakukan langkah pengendalian ketat pada masing-masing wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi di sejumlah lokasi yang telah ditentukan. 

Arifin juga menyiagakan personel untuk melakukan patroli di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan.

Arifin lalu mengeluarkan Surat Keputusan Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Nomor 236 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan pada Area Publik dan Lokasi lainnya yang dapat Menimbulkan Kerumunan Orang Selama Masa Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 

Baca juga: Dijadikan Tempat Wisata Keluarga, Masyarakat Kota Tangerang yang Ingin Masuk Stadion Benteng Gratis

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Bogor Awasi Ketat Tempat Wisata Air yang Buka

"Setiap orang, pelaku usaha/penyelenggara dan penanggung jawab kegiatan/event dilarang melakukan aktivitas/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan lebih dari 5 (lima) orang pada area publik dan lokasi lainnya," ujar Arifin berdasarkan keterangan yang diterima pada Jumat (25/12/2020).

Adapun area publik dan lokasi lainnya yang ditutup maupun dikendalikan ketat sebagai berikut:

1. Kawasan Jalan Thamrin- Sudirman
2. Kawasan Monas
3. Kawasan Kota Tua
4. Kawasan Gelora Bung Karno
5. Kawasan Lapangan Banteng
6. Kawasan Pantai Indah Kapuk
7. Kawasan Kemayoran/PRJ
8. Kawasan CNI Jakarta Barat
9. Kawasan BKT Jakarta Timur dan BKT Jakarta Barat
10. Kawasan Blok M
11. Fasilitas Umum/Sosial di Kawasan Permukiman
12. Taman, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan RPTRA
13. Trotoar
14. Lay Bay/ Drop-off
15. Jalan Protokol/Inspeksi
16. Danau, Situ, Pantai, Tempat Pemancingan
17. Jembatan Penyeberangan Orang, Fly Over, dan Underpass.

Baca juga: Ada Jasa Pijat di Tempat Wisata Pemandian Air Panas Gunung Pancar Bogor, Cobain Deh

Selain itu, terdapat tempat wisata dan budaya yang juga akan ditutup yaitu, Ancol, TM Ragunan, Anjungan DKI di TMII, Planetarium Jakarta, Taman Ismail Marzuki, PBB Setu Babakan, Rumah Si Pitung, Lab Tari dan Karawitan Condet, Pulau Cipir, Pulau Kelor, Pulau Onrust, Tugu Proklamasi, Taman Benyamin Suaeb, Wayang Orang Bharata, Miss Tjitjih, Gedung Kesenian Jakarta dan Museum Sejarah Jakarta. Kemudian, Museum Taman Prasasti, Museum MH. Thamrin, Museum Seni Rupa & Keramik, Museum Tekstil, Museum Wayang, Museum Bahari dan  Museum Joang '45

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat dapat mematuhi peraturan yang ada dan tetap berada di rumah agar dapat turut memutus mata rantai penularan Covid-19.

Mengakhiri pandemi tidak dapat dilakukan sendiri, butuh kerja bersama untuk menuntaskannya.

Baca juga: Tempat Wisata Menarik di Banten Picu Kenaikan Pengguna Tol Tangerang-Merak

Selalu terapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan rutin, dan menjaga jarak untuk meminimalisir risiko terpapar. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved