Kemanusiaan

Selain Mitra Gojek dan Pekerja Informal, Donasi Rp 116 Miliar YABB Dukung Pendidikan dan Wirausaha

Selama sembilan bulan sejak YABB didirikan, yayasan ini telah menyalurkan total bantuan senilai Rp 116 miliar.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Tangkapan Layar - Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa Monica Oudang (kiri atas), penerima manfaat program pendidikan #BersamaBISA, Nanda Andini yang merupakan siswi kelas 12 di SMA Negeri 7 Bogor (kiri bawah), dan pemilik Seblac Dranc Cimahi, Kang Ijunk (kanan bawah) sebagai penerima manfaat program kewirausahaan #BersamaMAJU, pada konferensi pers virtual Kilas balik tahun 2020 YABB, Selasa (22/12/2020). 

”Kami akan fokus ke program pengembangan talenta dan penciptaan solusi yang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Program #BersamaBISA

Untuk sektor pendidikan ada program bernama #BersamaBISA.

Ini merupakan program pendampingan dan pengembangan modul kepada 250 siswa sekolah mulai dari kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA di Jabodetabek dan Muara Enim Sumatera Selatan.

Kembangkan kemampuan soft skills siswa

Adapun tujuan dari program #BerasamaBISA, adalah untuk mengembangkan kemampuan non-teknis (soft skills) sehingga mereka BISA Percaya Diri (Komunikasi), BISA Bergaul (Kolaborasi), BISA Berpikir Kritis, serta BISA Berkreasi (Kreativitas).

“Selain itu, YABB juga memberikan fasilitas penunjang proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), seperti tablet dan kuota internet setiap bulannya,” ucapnya.

Dukung UMKM go digital

Kemudian untuk UMKM, terdapat program #BersamaMAJU yang mendukung mitra UMKM Gojek untuk go digital agar tetap dapat bertahan bahkan semakin sukses di tengah situasi pandemi.

Program ini meliputi bantuan modal pemasaran digital serta pelatihan dan pembinaan.

“Mereka yang terpilih pada program ini rata-rata penjualannya naik hingga 30 persen setelah menerima program ini,” ujar Monica.

Monica menambahkan, YABB akan terus memperkuat komitmen dalam membangun komunitas yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan semangat gotong royong dengan dua fokus utama, yakni pengembangan talenta (talent incubator) dan penciptaan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat (solution incubator).

“Ke depannya, YABB akan memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk membekali sumber daya manusia dengan keterampilan dan keahlian yang relevan di masa depan serta menciptakan lapangan pekerjaan hingga pada akhirnya, turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian bangsa,” ujarnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved