Breaking News:

Rapid Test Antigen Gratis Disediakan Bagi Calon Penumpang di Terminal Pulo Gebang

Calon penumpang bus antar kota antar provinsi di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur dapat memanfaatkan rapid test antigen gratis.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Terminal Pulo Gebang Belum Terapkan Kebijakan Penumpang Wajib Rapid Test Antigen. Tampak calon penumpang di Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur dapat memanfaatkan rapid test antigen gratis sebelum berangkat ke tempat tujuan. 

Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang, Bernard Pasaribu mengatakan kegiatan rapid test antigen gratis yang dimulai hari ini merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan.

"Ada 800 alat yang disiapkan, pelaksanaannya dibagi untuk beberapa hari," ungkap Bernard, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Mulai Hari Ini Penumpang Kereta Api Harus Rapid Test Antigen Seharga Rp 125.000, Ini yang Disiapkan

Kasatpel Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Afif Muhroji mengatakan pemeriksaan rapid tes antigen itu akan menyasar penumpang dengan tujuan Bali. 

"Dasarnya SE Nomor 20 Menteri Perhubungan, untuk wilayah Pulau Jawa (rapid test antigen) sifatnya imbauan, kalau ke Bali wajib rapid test antigen," ujar Afif.

Sementara untuk penumpang yang melakukan perjalanan di wilayah Pulau Jawa bisa berangkat tanpa harus mempunyai surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari rapid test antigen.

Baca juga: VIDEO Begini Suasana Rapid Test Antigen Sopir dan Kondektur Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok

"Sekitar Pulau Jawa pakai keterangan bebas influenza sudah cukup. Untuk tenaga medis yang melakukan rapid test kami koordinasi dengan Sudin Kesehatan Jakarta Timur," ucapnya.

Sementara Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Jhoni mengatakan jumlah keberangkatan penumpang dari tempatnya menurun hingga 21 Desember 2020. 

"Rata-rata keberangkatan per hari masih 900 penumpang. Dari sejak awal pandemi Covid-19 sampai sekarang memang jumlah keberangkatan belum normal," ujarnya.

Baca juga: Catat, Mulai Besok Penumpang KA Harus Rapid Test Antigen Seharga Rp 125.000, Siapkan Waktu Cukup

Ditambah adanya kebijakan pemerintah yang menetapkan surat keterangan negatif Covid-19 hasil rapid test antigen sebagai syarat untuk keberangkatan membuat jumlah penumpang.

Namun demikian di Terminal Kampung Rambutan belum mewajibkan penumpang melakukan rapid test antigen. Penumpang hanya wajib membawa hasil non reaktif Covid-19 rapid test antibodi.

"Kalau hasil rapid test antibodi-nya reaktif Covid-19 tidak boleh melakukan perjalanan. Kami minta pulang untuk segera tes swab mandiri, begitu pun awak bus," ucapnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved