Jumat, 24 April 2026

Suara Gemuruh Terdengar Sebelum 150 Rumah Petak Terbakar di Cengkareng

Suara gemuruh terdengar sebelum wilayah Kapuk dan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat terbakar hebat.

Penulis: Desy Selviany |
Warta Kota/Desy Selviany
Warga mengais puing sisa kebakaran di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin (14/12/2020). 

"Saya sih mendengar suara gas meledak berkali-kali. Tidak lama kampung di seberang terbakar," papar Ani.

Sementara untuk pemilik rumah yang menjadi asal muasal api belum diketahui keberadaannya.

Baca juga: Kebakaran di Petamburan,Wali Kota Irwandi Tak Ingin Terulang Peristiwa Kerumunan, Ini Pesan Anies

Menurut Ani, rumah itu terbakar saat ditinggal oleh pemilik rumah.

"Setahu saya saat subuh suami istri itu pergi mungkin kerja. Setelah 10 menit mereka pergi barulah terdengar suara ledakan dari AC itu,"jelas Ani.

Sampai saat ini kata Ani, kedua pemilik rumah itu belum terlihat warga.

Ani pun tidak mengetahui keberadaan keduanya.

Baca juga: Kebakaran di Petamburan Jakarta Pusat Bersumber dari Korsleting Listrik di Ruko Kosmetik

Pantauan Wartakotalive.com para warga terlihat masih sibuk memungut puing-puing bekas kebakaran.

Sementara lokasi asal muasa api belum diberi garis polisi.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 150 rumah petak di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat terbakar. Hal itu membuat 95 personil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2020, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Lakukan 461 Aksi Penyelamatan

Kasie Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan kebakaran terjadi Senin (14/12/2020) pukul 05.00 WIB.

Kebakaran terjadi di tiga RT sekaligus yakni di Jalan Pedongkelan Raya, RT 07 dan RT 01 RW 16 Kapuk juga di RT 01 RW 14 Cengkareng Timur tepatnya dekat dengan RSUD Cengkareng.

"Sebanyak 19 Unit Damkar yang diisi 95 personil kami kerahkan untuk memadamkan api," ujar Eko dikonfirmasi.

Baca juga: Dinas Gulkarmat DKI Belum Diminta Semprot Disinfektan di Gedung DPR, Mandiri Lebih Bagus

Api baru berhasil dikendalikan pukul 06.43 WIB.

Akibat kebakaran itu sebanyak 150 rumah petak hangus terbakar.

Hal itu membuat 100 kepala keluarga di RT 01 dan RT 07 Kapuk mengungsi. Sementara 50 kelapa keluarga di RT 01 RW 14 Cengkareng Timur juga mengungsi.

Baca juga: 75 Warga Tambora Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran Gara-gara Korsleting Kipas Angin

Estimasi kerugian akibat kebakaran itu diprediksi mencapai Rp1,5 miliar.

"Dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik," tandasnya. 

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved