Sabtu, 11 April 2026

VIDEO Kisah SSB Peru Lahir dari Tim Tarkam Demi Selamatkan Generasi Muda

Arif selaku ketua SSB pun menceritakan alasan pihaknya mengusulkan pembentukan SSB Peru di akhir tahun 2018 lalu.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Manajer SSB Peru FC, H.Syapei (tengah), ketua SSB Peru FC, Arif Rahman Hakim (kiri) dan bersama sekretaris SSB 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COMRafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Tim tarkam, Peru FC mulai dikenal sejak 2017 lalu di area Tangerang Raya.

Tim tarkam asal Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Bahkan tahun 2018 lalu, pemain sekelas Saddil Ramdani, Nur Hidayat pernah bermain untuk tim ini.

Namun, kejutannya bukanlah soal mendatangkan pemain profesional.

Justru sesuatu yang berbeda dan bertujuan mulia, dilakukan oleh tim ini.

Bagaimana tidak, tim yang notabennya tim tarkam ini, mau mendirikan sekolah sepak bola.

Dengan manajer Haji Syapei, dibentuklah tim serta pengurus yang diketuai oleh Arif Rahman Hakim.

Baca juga: Berawal dari Tarkam, SSB Peru FC Ingin Tampil di Liga 3

"Ada usulan dari mereka teman-teman guna membentuk SSB, saya sendiri kurang paham dan tidak tahu menahu dengan sepak bola. Namun, saya peduli dengan usulan mereka dan ingin memberikan kontribusi," buka H. Syafei kepada Warta Kota, Kamis (10/12/2020).

Lantas, Arif selaku ketua SSB pun menceritakan alasan pihaknya mengusulkan pembentukan SSB di akhir tahun 2018 lalu.

Rasa prihatin akan kenakalan remaja, baik merokok, pergaulan bebas bahkan masalah narkoba membuat pengurus Peru FC membuat wadah berupa SSB.

Baca juga: Kisah Dua Malaikat Tak Bersayap dari Depok di SSB Bimpor, Jakarta Barat

"Kami ingin menghindarkan anak-anak kami dari hal-hal negatif, pertama di lingkungan Kelurahan Petir ya. Dengan mereka bermain dan dibina di SSB, otomatis pikiran mereka teralihkan ke hal positif. Mereka tidak akan kepikiran untuk nongkrong atau merokok bahkan melakukan tindakan kriminal," ujar Arif.

Hal sederhana diibaratkan oleh keduanya, dimana dengan olahraga di sore hari, siswa didiknya akan butuh istirahat saat malam tanpa memikirkan nongkrong.

Mengingat siswa yang dididik juga bersekolah, SSB Peru FC pun berharap agar lewat jalur prestasi, siswa SSB mampu masuk sekolah favorit mereka. 

Baca juga: Mantan Pemain Timnas Rommy Dias Putra Rela Latih SSB Meski Tak Menguntungkan Secara Finansial

Ini pula yang menjadi kebanggan dari SSB Peru FC.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved