Senin, 11 Mei 2026

Pilkada Serentak

Bupati Cantik Luwu Utara Menang Versi Denny JA, Rumah 3 Pendukungnya Diserang, 2 Mobil Dibakar

Pilkada di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan rusuh. 3 rumah pendukung Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (BISA) diserang

Tayang:
istimewa
Bupati cantik Indah Putri Indriani yang mencalonkan diri lagi berpasangan dengan Suaib Mansur diprediksi menang berdasarkan hitungan cepat lembaga survei Denny JA. Imbasnya 3 rumah pendukung Indah Putri diserang, 2 mobil dibakar. 

WARTAKOTALIVE.COM, LUWU UTARA -- Kerusuhan Pilkada serentak mulai muncul beritanya. Salah satunya Pilkada di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Polres Luwu Utara merilis kronologis kasus penyerangan tiga rumah pendukung pasangan Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (BISA) di Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (11/12/2020) dini hari.

Dalam penyerangan itu, dua unit mobil dibakar orang tidak dikenal (OTK).

Mobil Avanza milik Fajar di Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dibakar OTK, Jumat (11/12/2020) dini hari. Fajar pendukung Bupati Petahana Indah Putri
Mobil Avanza milik Fajar di Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dibakar OTK, Jumat (11/12/2020) dini hari. Fajar pendukung Bupati Petahana Indah Putri (TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI)

Baca juga: Bupati Luwu Utara Terkesan dengan Langkah Cepat Kemensos Bantu Korban Bencana  

Baca juga: Prabowo Pecat Bupati Cantik Luwu Utara, Ternyata Ini Alasannya

Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin mengatakan, kejadian itu dimulai pukul 01.45 Wita.

Dimana terjadi pembakaran mobil Avanza DP 1229 FB milik Fajar (52) di Desa Patoloan.

"Mobil terbakar pada bagian luar, dalam bagian belakang serta pecah ban belakang kiri dan kanan," ujar Irwan.

Dijelaskannya, saat kejadian pemilik mobil sedang tidur.

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 12 Desember 2020 Libra Bersabar, Capricorn Semua Tugas, Gemini Rekan Diampuni

Namun bangun karena mendengar suara ledakan dan alarm mobil.

"Fajar keluar dari rumahnya karena alarm mobilnya tidak kunjung berhenti dan melihat mobilnya telah terbakar. Lalu berteriak meminta tolong, mengambil air untuk mematikan api," jelasnya.

Pukul 02.00 Wita, juga ikut terbakar mobil Grand Max DP 8673 HA milik Fandi (52) di Desa Sidomukti.

Sebelum kejadian, anak Fandi, Nurmiati (19) sementara baring dalam kamar dan mendengar motor berhenti di depan rumahnya.

Baca juga: Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab Nyatakan Akan Datangi Polda Metro Jaya Sabtu Pagi Ini

Tidak lama kemudian motor tersebut bergerak dengan kencang menuju jalan poros.

Nurmiati membukan pintu kamar dan melihat kobaran api yang membakar mobil.

"Melihat adanya kobaran api, saksi Nurmiati berteriak dan bapaknya Fandi bangun, kemudian datang warga sekitar untuk membantu memadamkan kobaran api," jelasnya.

Selanjutnya sekitar pukul 02.42 Wita, terjadi percobaan pembakaran garasi mobil milik Murtoyo (40) di Desa Sidomukti.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved