Pilkada Serentak
Bupati Cantik Luwu Utara Menang Versi Denny JA, Rumah 3 Pendukungnya Diserang, 2 Mobil Dibakar
Pilkada di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan rusuh. 3 rumah pendukung Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (BISA) diserang
WARTAKOTALIVE.COM, LUWU UTARA -- Kerusuhan Pilkada serentak mulai muncul beritanya. Salah satunya Pilkada di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.
Polres Luwu Utara merilis kronologis kasus penyerangan tiga rumah pendukung pasangan Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (BISA) di Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (11/12/2020) dini hari.
Dalam penyerangan itu, dua unit mobil dibakar orang tidak dikenal (OTK).
Baca juga: Bupati Luwu Utara Terkesan dengan Langkah Cepat Kemensos Bantu Korban Bencana
Baca juga: Prabowo Pecat Bupati Cantik Luwu Utara, Ternyata Ini Alasannya
Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin mengatakan, kejadian itu dimulai pukul 01.45 Wita.
Dimana terjadi pembakaran mobil Avanza DP 1229 FB milik Fajar (52) di Desa Patoloan.
"Mobil terbakar pada bagian luar, dalam bagian belakang serta pecah ban belakang kiri dan kanan," ujar Irwan.
Dijelaskannya, saat kejadian pemilik mobil sedang tidur.
Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 12 Desember 2020 Libra Bersabar, Capricorn Semua Tugas, Gemini Rekan Diampuni
Namun bangun karena mendengar suara ledakan dan alarm mobil.
"Fajar keluar dari rumahnya karena alarm mobilnya tidak kunjung berhenti dan melihat mobilnya telah terbakar. Lalu berteriak meminta tolong, mengambil air untuk mematikan api," jelasnya.
Pukul 02.00 Wita, juga ikut terbakar mobil Grand Max DP 8673 HA milik Fandi (52) di Desa Sidomukti.
Sebelum kejadian, anak Fandi, Nurmiati (19) sementara baring dalam kamar dan mendengar motor berhenti di depan rumahnya.
Baca juga: Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab Nyatakan Akan Datangi Polda Metro Jaya Sabtu Pagi Ini
Tidak lama kemudian motor tersebut bergerak dengan kencang menuju jalan poros.
Nurmiati membukan pintu kamar dan melihat kobaran api yang membakar mobil.
"Melihat adanya kobaran api, saksi Nurmiati berteriak dan bapaknya Fandi bangun, kemudian datang warga sekitar untuk membantu memadamkan kobaran api," jelasnya.
Selanjutnya sekitar pukul 02.42 Wita, terjadi percobaan pembakaran garasi mobil milik Murtoyo (40) di Desa Sidomukti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/indah-putri-indriani-suaib-mansur-bisa.jpg)