Senin, 4 Mei 2026

Pesan Kapolda Metro ke Plh Walkot Jakpus: Lebih Baik Bertindak Ambil Risiko daripada Tak Bertindak

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sempat berpesan kepada Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat agar berani bertindak mengambil risiko.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat peluncuran tim pemburu fakta Covid-19, Jumat (4/12/2020). 

Karenanya pihaknya bersama Kapolda Metro Jaya dan aparat pemda, sepakat membentuk tim pemburu Covid-19 atau Covid-19 Hunter.

"Kami harap kesadaran masyarakat makin tinggi dengan adanya tim ini, dan tingkat penyebaran Covid-19 di Jakarta, bisa ditekan lagi," katanya 

Kepada para personel Tim Pemburu Covid-19, Dudung berpesan agar jangan ragu bertindak menegakkan hukum.

"Tim ini jangan pernah ragu-ragu, jangan pernah takut untuk menegakkan hukum untuk menekan jumlah penderita Covid-19. Karena korban sudah berjatuhan semakin banyak," katanya.

Baca juga: VIDEO Kapolda Metro Jaya Undang Ormas dan Tokoh Betawi, Berdiskusi Soal Masalah Jakarta

Sebab kata dia selama 9 bulan pandemi ini kerugian yang diderita di semua bidang sudah sangat terasa.

"Tim ini akan bergerak berdasar analisis data dari Gugus Tugas dan Dinkes untuk 3 T, dan info Ditintelkam terkait pelanggaran prokes," katanya.

Sementara itu Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, mengatakan tim ini merupakan gabungan personel Polri, TNI, aparat Pemprov DKI, aparat kejaksaan dan pengadilan.

"Ada 17 tim yang kami bentuk dan ada di 13 Polres di bawah Polda Metro Jaya," kata Fadil, Jumat.

Baca juga: Perkuat Penegakan Hukum di Ibu Kota, Kapolda Metro Jaya Temui Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Setiap tim katanya ada sedikitnya 30 personel gabungan dari Forkopimda termasuk pula tim medis.

Tim ini kata Fadil akan lebih massif menegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Yakni penerapan 3M, berupa memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta juga melakukan upaya 3T yakni tracing, treatment dan testing.

"Selain melakukan penegakan hukum dengan sidang pelanggaran prokes di tempat, karena berbasis data, maka tim ini juga akan mencari orang yang positif Covid-19 dari hasil tracing, namun masih berada dan berkeliaran di masyarakat," kata Fadil.

Karena mereka sejatinya adalah orang yang berbahaya dalam menularkan Covid-19 ke warga lainnya.

Menurut Fadil, para OTG atau orang tanpa gejala yang masih berkeliaran akan coba ditemukan tim ini untuk selanjutnya dibawa ke Wisma Atlet atau rumah sakit rujukan lainnya untuk diisolasi dan dirawat.

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini sebenarnya pihaknya bersama Polri sudah melakukan upaya maksimal, mulai dari pencegahan, persuasif dan penindakan.

"Namun masih ada sejumlah masyarakat yang kesadarannya rendan dan tetap melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Sehingga kami bersama Kapolda Metro Jaya membentuk tim pemburu Covid atau Covid Hunter ini," paparnya.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved