Breaking News:

Pilkada Depok

Kyai NU Depok Doakan Pradi-Afifah Menang di Pilkada Depok, Pimpin Perubahan Depok

Puluhan Kyai NU Depok mendoakan Pradi-Afifah memenangi di Pilkada Depok agar dapat pimpin Perubahan Depok.

Istimewa
Para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok doakan Pradi Supriatna-Afifah Alia menang di Pilkada Depok untuk memimpin perubahan Depok 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -  Para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Depok mendoakan Pradi Supriatna-Afifah Alia menang di Pilkada Depok 2020 untuk memimpin perubahan Depok.

Para kyai dan pimpinan pondok pesantren di Depok tersebut mendoakan Pradi-Afifah menang di Pilkada Depok bersama Gerakan Arus Bawah (Gerabah) dan DPC PKB Kota Depok, kemarin.

Kyai kharismatik NU yang hadir di antaranya adalah KH Mamun Murod dan KH Nafis Kurtubi.

Doa bersama itu dilakukan di Markas Gerabah Jalan Raya Kemakmuran Nomor 63, RT06/01 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok

“Alhamdulillah, kami Gerabah dan PKB Kota Depok kembali mengadakan silaturahmi dan doa bersama para Kyai dan Pemimpin Ponpes se-Kota Depok agar Allah meridhoi perjuangan seluruh pendukung Pradi-Afifah berhasil dan Pradi-Afifah menang," kata Pembina Gerabah, H. Sarmili didampingi  Ketua Gerabah, Edmon Johan.

Baca juga: Banyak Warga Depok yang Belum Tahu, Pradi Supriatna Cucu Ulama Perubahan Depok

Pria yang akrab disapa Dewa ini menjelaskan, puluhan kyai dan pemimpin Ponpes se-Kota Depok yang memiliki massa serta simpatisan loyal menjadi kekuatan besar untuk memenangkan Pradi-Afifah.

Menurut Dewa yang dicap Orang gila Golkar oleh mantan Ketua Umu Partai Golkar, Aburizal Bakrie ini,  apa yang dilakukan kyai dan pemimpin Ponpes se-Kota Depok merupakan momentum untuk mewujudkan perubahan dan pembenahan di Kota Depok.

“Kita warga Depok tentu ingin kotanya maju lah, maju bersama bukan hanya maju untuk golongan tertentu saja,” tutur H Sarmili. 

Sebelumnya, Ketua DPC PKB Kota Depok, Selamet Riyadi, seluruh kyai dan Pemimpin Ponpes begitu bersemangat hadir dalam silaturahmi dan doa bersama ini, karena merasa masyarakat Depok tidak memiliki Wali Kota Depok yang kerjanya bersama-sama.

“Kami merasa, semua pembangunan yang ada di Kota Depok, terasa tidak menyeluruh untuk warga di Kota Depok dan hanya golongan tertentu saja. Dari itulah para Kyai-kyai kami merasa terpanggil untuk hadir dan datang mendoakan Bang Pradi dan Ibu Afifah,” tuturnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, sentuhan terhadap ponpes juga sangat kurang dan mengesampingkan untuk membangun madrasah negeri dengan dalih kewenangan Kementerian Agama.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved