Breaking News:

Pilkada 2020

Pengamat Sebut Paslon Sri Juniarsih-Gamalis Menang Telak pada Sesi Debat Terbuka

Debat tersebut dilaksanakan dengan tujuh sesi, satu sesi berisi pemaparan visi misi dan program prioritas.

Tribun Kaltim
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih-Gamalis 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pengamat politik dari Indodata, Danis Tri Saputra Wahidin menilai hasil debat kandidat di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), dimenangkan oleh Paslon nomor urut dua.

"Secara umum saya memberikan nilai lima untuk pasangan nomor urut dua dan nilai dua untuk pasangan nomor urut satu," kata Direktur Eksekutif Indodata, Danis melalui keterangan tetulis yang diterima di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya Danis, Debat tersebut dilaksanakan dengan tujuh sesi, satu sesi berisi pemaparan visi misi dan program prioritas.

Baca juga: Turun Gunung Pantau Pilkada Serentak ke Karawang, AHY Optimistis Cellica-Aep Mampu Raih Kemenangan

Lima sesi berisi tentang pemaparan isu-isu dan pandangan kandidat terhadap isu tersebut, dilakukan secara monolog dalam dua sesi dan dialog perdebatan dalam tiga sesi.

Dan satu sesi merupakan sesi penutupan.

"Pada sesi pertama terlihat bahwa kandidat pasangan nomor satu tidak memiliki pemahan visi dan misi yang jelas, sehingga menyamakan visi dengan misi padahal visi dan misi merupakan konsep yang berbeda, kesalahan ini tentu akan berdampak sangat fatal pada alur pembangunan Kabupaten Berau. Sedangkan pasangan no 2 memiliki pandangan visi dan misi yang sistematis dan runut," jelasnya

Baca juga: IPW Prediksi Jagoan PDIP di Surabaya dan Medan Kalah, Beberkan 5 Alasan Pilkada Tak Perlu Ditunda

Selanjutnya, kata Danis, secara subtansi visi misi pasangan kandidat nomor dua lebih komprehensif dan kongkret serta memiliki daya jelajah pembangunan masa depan yang sangat baik.

Sedangkan visi dan misi kandidat nomor satu masih abstrak dan umum.

"Pada setiap sesi pasangan nomor dua berhasil memaparkan gagasan pembangunannya secara komprehensif, namun pasangan nomor satu selalu beralibi pada kurangnya pengadaan sarana dan prasana, isu pengembangan dan pemberdayaan masyarakat tidak tersentuh oleh pasangan nomor satu," katanya.

Secara gestur, lanjut Danis, cara berkomunikasi pasangan nomor dua terlihat lebih siap karena memaparkan gagasannya out of the text dan mampu mengartikulasikannya dengan baik.

Baca juga: Ini Jadwal Cuti Bersama dan Hari Libur Nasional Desember 2020, Pilkada, Natal Hingga Tahun Baru 2021

'Pasangan nomor satu sering gugup dan tidak bisa lepas daris teks sehingga terkesan tidak siap, serta pasangan wakilnya terkesan lebih dominan dari calon bupati," paparnya.

Kendati demikian, Danis berpesan pada seluruh masyarakat Berau untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya dan mengimbau agar masyarakat Berau dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan melihat calon kandidat dengan pandangan yang rasional.

"Karena ini momentum penting untuk menjadikan pembangun kabupaten Berau menjadi lebih mensejahterakan warga Berau di masa yang akan datang ," tutup Dosen Ilmu Politik UPNVJ ini.

Untuk diketahui, Pilkada di Kabupaten Berau diikuti dua pasangan calon. 

Baca juga: Paslon Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan Rancang Strategi Jelang Putaran ke-2 Debat Pilkada Tangsel

Calon pasangan Seri Marawiah-Agus Tamtomo mendapatkan momor urut satu, sedangkan pasagan calon Yakni Sri Juniarsih-Gamalis mendapatkan nomor urut dua.

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved