Berita Jakarta
Stok Darah Menipis Selama Pandemi Covid-19, 150 Pengurus DPD PDIP DKI Jakarta Donorkan Darah
Stok Darah Menipis Selama Pandemi Covid-19, 150 Pengurus DPD PDIP DKI Jakarta Donorkan Darah. Donor darah akan menjadi kegiatan rutin ke depannya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta melalui program bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Pora) gelar kegiatan donor darah di DPD PDIP DKI Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/11/2020).
Ketua Pelaksana Kegiatan, William Yani Wea mengatakan, kegiatan donor darah digelar untuk membantu tingginya kebutuhan darah di tengah pandemi Covid-19.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan PMI DKI Jakarta.
Dalam kegiatan yang digelar sejak pukul 11.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB itu ada sebanyak 150 orang pendonor yang berasal dari perwakilan pengurus DPD PDIP DKI Jakarta.
Baca juga: Isu Sandiaga Uno Gantikan Edhy Prabowo, Disebut Tak Mungkin Korupsi karena Sudah Terlanjur Kaya Raya
Walau terbilang besar, kegiatan donor darah katanya akan menjadi kegiatan rutin DPD DKI Jakarta setiap tiga bulan sekali.
Sehingga, kebutuhan kantong darah yang sangat tinggi di tengah pandemi ini, bisa tercukupi dengan kegiatan seperti ini.
"Tingginya kebutuhan kantong darah dari masyarakat, menjadi gambaran utuh bagaimana kami terus bergerak dalam kontribusi Kantong darah untuk kemanusiaan," ungkap William Yani dalam siaran tertulisnya pada Minggu (29/11/2020).
"Kegiatan ini akan menjadi rutinitas setiap tiga bulan sebagai bentuk Komitmen kepedulian DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta terhadap kemanusiaan," jelasnya.
Baca juga: Petani Resah Pupuk Bersubsidi di Tangerang Langka Padahal Cukup, Ternyata Ini Alasannya
Yani menjelaskan, pelaksanaan donor darah tentunya menerapkan Protokol Kesehatan dimasa Pandemi Covid-19.
Sehingga setiap calon peserta donor darah diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki Ruang Pendaftaran.
Selain itu, seluruh peserta juga diarahkan untuk mengikuti proses rapid test dengan pemeriksaan yang dilakukan mengambil sampel darah dari ujung jari.
Setelah itu, sampel darah akan diteteskan ke alat rapid test untuk mengetahui apakah darah mengandung antibodi yang menandakan orang tersebut sedang atau pernah mengalami infeksi suatu virus atau tidak.
"Selain untuk kemanusiaan, donor darah mendatangkan manfaat bagi pendonornya juga. Dengan mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung, terutama laki-laki sebesar 30% seperti serangan jantung koroner dan stroke karena memungkinkan terjadinya pergantian sel darah baru, dan badan merasa sehat," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/donor-darah-di-dpd-pdip-dki-jakarta-tebet-jakarta-selatan-pada-sabtu-28112020.jpg)