Selasa, 5 Mei 2026

Berita Daerah

Dilaporkan Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Terus Meningkat, Begini Kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida

Dilaporkan saat ini aktivitas vulkanis Gunung Merapi terus meningkat, pada Jumat (27/11/2020).

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Asap solfatara keluar dari kawah Gunung Merapi terlihat dari Pos Pengamatan Gunungapi Merapi Babadan, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). Sejak status Gunung Merapi ditingkatkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III), Kamis (5/11/2020), sebanyak 1.831 jiwa yang tinggal di lereng Gunung Merapi mengungsi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dilaporkan vulkanis Gunung Merapi terus meningkat, pada Jumat (27/11/2020).

Adanya peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Merapi dilaporkan pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Pernyataan adanya peningkatan aktivitas vulkanis Gunung Merapi itu disimpulkan berdasarkan pengamatan sejak 20 November 2020 hingga 26 November 2020.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, dalam masa pemantauan itu tercatat 277 kali gempa vulkanis dangkal, 2.464 kali gempa fase banyak, empat kali gempa frekuensi rendah, 340 kali gempa guguran, 541 gempa embusan, dan sembilan kali gempa tektonik.

Baca juga: BNPB: Warga Pengungsi Gunung Merapi di Magelang Bertambah Jadi 210 Orang

Baca juga: VIDEO Gunung Merapi Masih Terus Menunjukkan Peningkatan Aktivitas

Baca juga: Melihat Serunya Ganjar Pranowo Bermain Bola dengan Bocah-Bocah di Pengungsian Gunung Merapi

"Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," papar Hanik di laporan aktivitas Gunung Merapi, Jumat (27/11/2020).

Dalam laporan itu, dicatatkan pula adanya deformasi atau pemendekan Gunung Merapi dengan laju 11 sentimeter per hari.

Laju pemendekan itu terekam dalam electronic distance measurement (EDM).

BPPTKG juga melaporkan, selama pemantauan tersebut terjadi guguran kubah lava sisa erupsi pada 1954.

Asap solfatara keluar dari kawah Gunung Merapi terlihat dari Pos Pengamatan Gunungapi Merapi Babadan, Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (16/11/2020). Sejak status Gunung Merapi ditingkatkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III), Kamis (5/11/2020), sebanyak 1.831 jiwa yang tinggal di lereng Gunung Merapi mengungsi.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

Guguran itu terjadi pada 22 November 2020 sekitar 06.48 WIB.

Tercatat jarak luncur guguran tersebut maksimal sejauh 1 kilometer di sektor barat ke arah hulu Kali Lamat.

Selama periode pemantauan itu, terpantau pula munculnya asap dari puncak Gunung Merapi.

"Tinggi asap maksimum 750 meter teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 26 November 2020 jam 05.50 WIB," ujar Hanik.

Sebagai informasi, Gunung Merapi status meningkat ke siaga (level III) pada 5 November 2020.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved