Breaking News:

VIDEO Sering Alami KDRT, Perempuan Ini Suruh Adik Aniaya Suaminya dengan Imbalan Uang Rp 100 juta

Ketika itu tersangka Dian menghubungi adiknya, Roby Sugara (17) untuk memberikan pelajaran kepada sang suami karena kerap menganiayanya.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Polres Metro Jakarta Timur ungkap kasus penganiayaan suami yang didalangi oleh istrinya sendiri.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.comJunianto Hamonangan

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK -- Seorang istri, Dian Safitri (32) menjanjikan uang Rp 100 juta kepada eksekutor untuk menganiaya suaminya sendiri, Lucky B. Hutagaol (32).

Aksi itu didasari perilaku sang suami yang kerap berbuat kasar. 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Dukuh V RT 004 RW 04, Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur. 

Ketika itu tersangka Dian menghubungi adiknya, Roby Sugara (17) untuk memberikan pelajaran kepada sang suami karena kerap melakukan tindak kekerasan terhadap dirinya. 

Baca juga: Janjikan Uang Rp 100 juta, Seorang Istri di Kramatjati Tugaskan Adiknya Aniaya Suami

“Tersangka sudah sering dianiaya suami, yang bersangkutan lalu menghubungi adiknya untuk memberi pelajaran kepada suaminya dan yang bersangkutan menjanjikan uang Rp 100 juta,” ujar Arie, Rabu (25/11/2020). 

Mendapati perintah tersebut, Roby lalu mencari bantuan dua temannya yakni FFN (16) serta Gugun Gunawan (32) untuk melakukan eksekusi. 

Baca juga: 11 Oknum Anggota TNI Pelaku Pengeroyokan Jusni hingga Tewas, Dipenjara, Dua Diantaranya Dipecat

Ketiganya lalu menyusun strategi dan melakukan penganiayaan di rumah korban pada saat yang bersangkutan hendak beristirahat. 

“Tiga orang pelaku menunggu di dalam rumah dengan membawa senjata golok. Ketika korban bangun, langsung dianiya sama pelaku sehingga korban terluka,” ungkap Arie.

Hingga saat ini korban masih berada di rumah sakit karena mengalami luka parah akibat bacok pada bagian tangan maupun kepala. 

Baca juga: Pura-pura Mau Beli Voucher, Dua Perampok Gasak Minimarket di Bekasi, Uang Rp 15 Juta Dibawa Kabur

“Tersangka (Dian) dianiaya dalam waktu yang cukup lama, 10 tahun sering dianiaya. Sehingga tersangka sakit hati dan ingin memberi pelajaran,” kata Arie.

Sementara itu otak pelaku penganiayaan, Dian mengaku sudah tidak tahan dengan kelakuan sang suami. Pasalnya selama ini korban sudah sering menganiaya. 

“Dilempar gelas, pake golok juga, banyak mas, udah sering (dianiaya),” kata Dian. 

Wanita yang hanya sebagai ibu rumah tangga itu menambahkan korban juga tidak menunjukkan sikap sebagai seorang suami yang bertanggung jawab. 

“Suami suka mabok, main perempuan,” kata Dian sembari tertunduk. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved