Sabtu, 18 April 2026

Viral Media Sosial

Andre Rosiade Tidak Rela Marwah TNI Turun karena Urusan Baliho

Andre menyebut, beredarnya konvoi kendaraan militer hingga aksi pencopotan baliho dan poster oleh TNI justru bisa menurunkan marwah TNI.

Editor: Feryanto Hadi
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Langkah Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman yang memerintahkan anggotanya untuk melakukan operasi penurunan baliho dan poster mendapatkan sorotan publik.

Ada dua kelompok yang terus beradu argumen, baik yang pro maupun yang kontra.

Perang opini pun terjadi di media sosial bahkan kini banyak beredar meme terkait aksi pencopotan baliho dengan mengerahkan pasukan TNI dan kendaraan militer.

Selain mendapatkan sejumlah dukungan, langkah itu juga dikritik oleh sejumlah pihak.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Ibu Kota Terus Bertambah, Kini Tembus 125 Ribu Lebih

Politisi Gerindra Andre Rosiade, salah satunya.

Andre menyebut, beredarnya konvoi kendaraan militer hingga aksi pencopotan baliho dan poster oleh TNI justru bisa menurunkan marwah TNI.

"Rakyat Indonesia mencintai TNI @Puspen_TNI. Kami tidak Rela Marwah TNI turun krn Urusan Baliho. Urusan Baliho itu urusan Satpol PP. Kalopun ada pelanggaran hukum itu urusan Kepolisian @DivHumas_Polri
bukan TNI. TNI adalah Tentara Rakyat. Mari bersama kita jaga NKRI utk tetap Jaya," tulis Andre dikutip Wartakotalive.com dari Twitter pribadinya, Sabtu (21/11/2020).

Cuitan Andre pun mendapat banyak dukungan.

Langkah TNI turun mengurusi pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab dinilai kurang tepat.

"Terlalu mahal harga yang harus dibayar jika TNI diseret ke wilayah sipil seperti ini. Mudah2an petinggi TNI sgr dapat mengembalikan posisi Tentara ke posisi terhormat di Negara ini," tulis @TPalimo.

"Jangan sampai kelakuan dan ucapan menghancurkan institusi yang selama ini dibangun dan dibina dengan susah payah. Mendapatkan kepercayaan itu gampang. Memelihara kepercayaan itu yang sangat sulit. Saya yakin pernyataan pangdam itu tidak mewakili semua institusi TNI. @Puspen_TNI," tulis @BattleHardenedz.

Kegembiraan Abu Janda dan Denny Siregar

Selain kritik, banyak juga yang mendukung langkah TNI turun dalam menertibkan baliho dan poster Habib Rizieq Shihab.

Permadi Arya atau dikenal dengan julukan Abu Janda, dalam akun Twitternya meledek para pendukung Habib Rizieq dan memuji langkah Pangdam Jaya, Mayjen Dudung.

Baca juga: Geruduk Balai Kota, Demonstran Minta Pertemanan Anies-Habib Rizieq Tak Korbankan Warga DKI

"Bapak2 petugas TNI atas perintah Pangdam Jaya terus bergerak bantu membersihkan DKI Jakarta dari sampah peradaban yang merusak ahlak. Saksikan dan menangislah.," tulis Permadi Arya dalam akun Twitternya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved