Pembunuhan

Kisah Perempuan Muda Depok Tentang Sang Jagal Pembunuh Tukang Bakso Malang di Sawangan Depok

Kisah perempuan muda Depok tentang Sang Jagal Pembunuh tukang bakso malang di Sawangan Depok

Editor: Dodi Hasanuddin
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Reni, adik dari Muhammad Syarifudin yang merupakan korban pembunuhan sang jagal, Juan. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pelaku pembunuh tukang bakso malang, Juan, juga menghabisi pria lain yang juga tinggal di Gang Kopral Dalam, Sawangan, Kota Depok.

Pria tersebut bernama Muhammad Syarifudin. Didin sapaan akrab Muhammad Syarifudin dinyatakan hilang sejak Agustus lalu.

Namun, kini tinggal nama lantaran dibunuh Juan dan dikubur di kawasan hutan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor.

Sang adik Didin, Reni, tak kuasa menahan emosi saat tahu pelaku pembunuh kakaknya adalah Juan yang merupakan orang dekat dengannya.

Dengan suara terbata-bata Reni berharap Juan dihukum seberat-beratnya. Sebab, dia teleh membunuh dua orang.

Pertama adalah kakaknya dan kedua, kakak kandung Juan sendiri, Dendi.

“Hukum seberat-beratnya kalo bisa hukuman mati,” kata Reni di kediamannya Jalan Kopral Daman, Sawangan, Kota Depok, Jumat (20/11/2020).

“Kan dia bisa matiin abang saya, abangnya sendiri, hukum mati lah, penjara seumur hidup,” tambahnya.

Menurut Reni, ia menilai bila hukuman untuk Juan tak sebanding dengan perbuatannya, dikhawatirkan setelah selesai menjalani masa tahanan Juan akan mengincar keluarganya.

“Karena kalau dia keluar, dia psikopat. Dia bisa bunuh keluarga. Dia orangnya kaya punya pribadi ganda jadi bisa tiba-tiba baik, bisa kasar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menuturkan, pelaku Juan disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

“Pasal yang disangkakan Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP yaitu pembunuhan perencanaan dengan ancaman hukuman, hukuman mati, seumur hidup, atau 15 tahun,” ucap Azis saat memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, pada Kamis (19/11/2020) malam.

Sang Jagal Ikut Cari ke Hutan

Reni menceritakan perjuangan keluarganya mencari sang kakak yang tetiba hilang tanpa kabar.

“Saya sama keluarga, nyari sendiri. Sampai ke Leuwiliang, terus daerah sekitarnya. Fokus kita disitu,” jelas Reni.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved