Breaking News:

Pondok Pesantren

Ade Ary Syam Indradi Apresiasi Pengasuh Pondok Pesantren yang Batalkan Acara Keagamaan

Kegiatan keagamaan yang memicu kerumunan jemaah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dibatalkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Kegiatan keagamaan yang memicu kerumunan jemaah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dibatalkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Hal tersebut agar tidak terjadi munculnya klaster baru di Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi pun mengapresiasi langkah panitia Peringatan Haul Syeh Abdul Qadir Jailani yang telah mengambil langkah untuk mematuhi protokol kesehatan. 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima bantuan alat rapid test dari Siloam Hospital, Minggu (28/6/2020). Bantuan itu rencananya akand digunakan warga di pondok pesantren di Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima bantuan alat rapid test dari Siloam Hospital, Minggu (28/6/2020). Bantuan itu rencananya akand digunakan warga di pondok pesantren di Kabupaten Tangerang. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Ade juga mengapresiasi Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tempat yang sedianya akan dijadikan lokasi acara.

"Teladan yang luar biasa dari panitia dan tuan rumah yakni Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dengan kesadaran tentang pentingnya protokol kesehatan di situasi pandemi Covid-19," kata Ade, Jumat (20/11/2020).

Ade mengatakan, langkah tulus panitia dan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dapat menjadi contoh yang baik tentang kesadaran pentingnya kesehatan di situasi pandemi Covid-19.

Ade menyebut, langkah itu sebagai representasi ahlak yang mulia.

Tokoh agama, pimpinan pesantren, Kyai, Ustadz dan ratusan santri dari 4 pondok pesantren Tangerang yang berbeda afiliasi di persatukan dalam acara Doa & Tausiyah Kebangsaan Untuk Negeri
Tokoh agama, pimpinan pesantren, Kyai, Ustadz dan ratusan santri dari 4 pondok pesantren Tangerang yang berbeda afiliasi di persatukan dalam acara Doa & Tausiyah Kebangsaan Untuk Negeri (istimewa)

Sebab, turut mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan masyarakat atau jemaah.

Ade berharap, langkah panitia dan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dapat dijadikan contoh oleh pesantren lainnya atau oleh kelompok masyarakat yang berencana menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan.

"Terima kasih atas kerja sama dari panitia dan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah. Semoga langkah ini menjadi teladan bagi yang lain bahwa menjaga dari pandemi Covid-19 juga merupakan bagian penting," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved