Softball

Softball Justru Olahraga Sulit Bukan Mahal, Berlatih Lemparan Saja Memakan Waktu Enam Bulan

Softball justru olahraga sulit bukan mahal, berlatih lemparan saja memakan waktu enam bulan lamanya.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Softball justru olahraga sulit bukan mahal, berlatih lemparan saja memakan waktu enam bulan lamanya. Foto ilustrasi: Asep Syaiful N, ketua pengurus cabang softball Kabupaten Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Softball justru olahraga sulit bukan mahal, berlatih lemparan saja memakan waktu enam bulan lamanya.

"Softball adalah olahraga sulit, bukan olahraga mahal". 

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Asep Syaiful N selaku ketua pengurus cabang softball Kabupaten Tangerang.

Kekuatan tangan, pola pikir cepat dalam mengambil keputusan, kecepatan, insting, dan kekuatan fisik adalah beberapa bidang yang mesti dimiliki pemain.

Baca juga: Hindari Jenuh, Pemain Persib Bandung Main Softball

Baca juga: Bukan Berlatih Sepak Bola, Pelatih Persib Robert Alberts Ajak Skuad Maung Bandung Bermain Softball

"Berlatih lemparan saja memakan waktu enam bulan. Semakin banyak bertanding, maka akan semakin berkembang permainan setiap pemain," ucapnya kepada Wartakotalive.com, Rabu (18/11/2020) di lapangan softball komplek Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang.

Butuh waktu dua tahun untuk mencetak atlet dari tidak tahu menjadi pemain softball dan ideal usia bermain atau berlatih softball adalah sejak 12 tahun.

Meski pun tidak ada bakat, atlet softball tetap saja bisa di cetak dengan disiplin latihan.

"Kalau ada bakat lebih mudah lagi, biasanya kelihatan dari kondisi fisik dan cara melemparnya," tambah Asep.

Baca juga: Ini Pentingnya Kekompakan Pengurus, Atlet, Pelatih dan Orangtua di Sepak Takraw

Untuk posisi pitcher (penangkap bola), Asep menjelaskan ada kriteria khusus dimana pemain memiliki jari-jari tangan yang panjang guna mempermudah mengamankan datangnya bola dengan glove (sarung tangan).

Bagi pemukul, kekuatan tangan pun menjadi perhatian serta kemampuan membaca arahnya bola.

"Intinya, baik pemukul atau pelempar bola akan sama-sama mematikan. Pemukul punya teknik sendiri, begitu pula dengan pelempar yang juga punya beberapa kemampuan," terangnya.

Baca juga: Bukan Berlatih Sepak Bola, Pelatih Persib Robert Alberts Ajak Skuad Maung Bandung Bermain Softball

Hanya saja, seluruh kemampuan tersebut hanya akan bisa diketahui oleh pemain lewat latihan dan juga kompetisi. (m21)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved