Anies Dipanggil Polisi

Anies Baswedan Diperiksa Polisi, Andi Arief Anggap Tak Wajar,Fadli Zon Sebut Tindakan Tabrak Tatanan

Sementara itu, Fadli Zon menganggap pemanggilan itu tak lain hanya untuk mempermalukan Anies Baswedan di depan publik.

Editor: Feryanto Hadi
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Anies Basweda diperiksa polisi terkait kerumunan massa saat acara pernikahan anak Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Politisi Demokrat Andi Arief menyayangkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya.

Andi beranggapan, pemanggilan tersebut merupakan sesuatu yang tidak lazim.

Andi Arief menganggap bahwa gubernur seharusnya dipanggil oleh Menteri Dalam Negeri karena merupakan jabatan politik.

"Pemanggilan @aniesbaswedan soal keramaian oleh Polisi tidak wajar. Karena pertanggungjawaban Anies sebagai Gubernur itu pertanggungjawaban politik. Posisi Anies di atas kepolisian wilayah. Karena jabatan politik. Harusnya Mendagri yang berhak memanggil Gubernur," tulis Andi Arief dikutip Wartakotalive.com dari akun Twitternya, Selasa (17/11/2020).

Baca juga: Sudah Lebih dari 6 Jam Diperiksa Polisi, Anies Baswedan Dicecar Pertanyaan-pertanyaan Ini

Sementara itu, Fadli Zon menganggap pemanggilan itu tak lain hanya untuk mempermalukan Anies Baswedan di depan publik.

"Sungguh tak wajar n menabrak tatanan. Menunjukkan memang kita sdh makin jauh dr demokrasi. Kalau maksudnya hendak “mempermalukan” Gubernur @aniesbaswedan, belajarlah, bahwa sebaliknya langkah pemanggilan itu akan jd iklan politik gratis primetime," tulis Fadli Zon.

Fadli kemudian membagikan tautan yang menyebutkan bahwa posisi gubernur membawahi kapolda dan pangdam.

Baca juga: Bocoran Pertanyaan yang Dilayangkan Penyidik ke Gubernur Anies Baswedan terkait Pelanggaran Prokes

Baca juga: Kapolres Metro Jaksel Kombes Budi Sartono Juga Dimutasi, terkait Kegiatan Habib Rizieq di Tebet?

"Sekedar ingatkan Gubernur membawahi Kapolda n Pangdam sb perwakilan Pemerintah pusat tanpa mengganggu hirarki instansi vertikal tsb. Jangan kebolak-balik," tulisnya lagi.

Kewenangan ini secara tegas diatur dalam UU, guna memudahkan pengamanan di daerah. Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah menurut UU No 32 tahun 2004 dan PP No 19 tahun 2010.

Artinya, sebagai wakil pemerintah, gubernur memiliki kewenangan untuk mengkoordinasikan semua pimpinan instansi vertikal di daerah.

Anies penuhi panggilan polisi

Sebelumnya Anies Baswedan memenuhi panggilan Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020) pagi. Dia tiba pukul 09.55.

Baca juga: Lima Jam Diperiksa Polisi,Wajah Gisella Anastasia Gugup, Begini yang Dia Rasakan

"Hari ini saya datang ke Mapolda Metro sebagai warga negara untuk memenuhi undangan dari polda. Saya diminta klarifikasi" ujar Anies singkat sembari masuk ke dalam Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020).

Ia mengatakan, surat panggilan sudah diterimanya Senin (16/11/2020). Dalam surat itu, dirinya diminta untuk memberikan klarifikasi, terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan saat resepsi pernikahan anak Habib Rizieq Shihab.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved