Kamis, 4 Juni 2026

Berita Regional

APPTI Dorong Penerbitan Kampus Luncurkan Buku Murah, UI Publishing: Buku Digital yang Aman Dibajak

APPTI mendorong penerbitan kampus luncurkan buka bermutu yang murah, Sedangkan UI Publishing sebut mada depan ada di buku digital yang aman dibajak.

Tayang:
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
APPTI dorong penerbitan kampus luncurkan buka berkualitas dan murah. Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Kerja Nasional APPTI 2020 di Yogyakarta, Jawa Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Afiliansi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI) mendorong agar penerbitan buku dapat semakin bermutu, murah, dan merata dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini dilakukan sebagai wujud untuk mendukung industri penerbitan buku secara nasional dan global serta meningkatkan budaya membaca di Indonesia.

Dorongan tersebut disampaikan APPTI dalam Musyawarah Kerja Nasional APPTI 2020 di Yogyakarta, Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu.

Dalam Mukernas yang bertema Memperkuat Jaringan Penerbitan Berkualitas dan Efisien menuju Pasar Global ini juga membahas kesadaran atas hak cipta.

"APPTI akan mendorong industri penerbitan, khususnya university press agar dapat menerbitkan buku yang semakin mudah dijangkau oleh masyarakat," kata Ketua Umum Afiliansi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI), Purnomo Ananto.

Purnomo menambahkan bahwa sadar hak cipta ini dapat memberikan sokongan lebih agar industri penerbitan terus tumbuh untuk mewujudkan cita-cita nasional, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Sudah saatnya kita terus mengkampanyekan sadar hak cipta, untuk keberlangsungan industri penerbitan dan elemen didalamnya, termasuk penulis" ujat Purnomo.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemdikbud), Prof. Nizam mendukung atas pengembangan industri penerbitan ini.

Terutama dalam memacu penerbit perguruan tinggi atau university press agar dapat menghasilkan buku yang berkualitas, namun tetap murah dan dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia.

"Sudah seharusnya penerbit perguruan tinggi memacu akselerasinya untuk menghasilkan buku yang berkualitas juga murah agar bisa dirasakan seluruh masyarakat Indonesia," ujar Prof Nizam.

Prof Nizam juga menambahkan bahwa Indonesia bersumber dari beragam wilayah, budaya, dan bahasa sehingga banyak sekali ide kreatif yang muncul untuk menciptakan buku yang berkualitas.

"Indonesia secara geografis, budaya, bahasa, sangat kaya, ini akan memperkaya ide kreatif dalam menulis" tambah Prof Nizam.

Buku Digital

Berkembangnya teknologi saat ini juga memberikan ruang bahwa penerbitan buku tidak harus selalu dicetak.

Buku digital saat ini menjadi produk penerbitan yang tidak bisa dihindari. Hal ini senada dengan pernyataan Kepala UI Publishing, Ayuda bahwa masa depan penerbitan ini ada di digital.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved