Rabu, 8 April 2026

VIDEO Persiapan Logistik Pilkada Depok 2020 Telah Matang

Saat ini logistik Pilkada Kota Depok  seperti kotak suara, bilik suara, tinta, dan juga tanda pengenal sudah tersimpan di gudang penyimpanan logistik.

Penulis: Jeprima | Editor: Murtopo
Tribunnews/Jeprima
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dani Yudianda saat memeriksa kotak suara yang telah dirakit di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Depok akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Logistik yang akan digunakan pada pesta demokrasi ini telah disiapkan di gudang KPUD Kota Depok.

Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dani Yudianda saat memeriksa kotak suara yang telah dirakit di Gudang Logistik KPU, Depok, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020).

Saat ini logistik Pilkada Kota Depok  seperti kotak suara, bilik suara, tinta, dan juga tanda pengenal sudah tersimpan di gudang penyimpanan logistik.

Baca juga: KH Imam Asrori: NU Lagi Booming, Makanya Ada Upaya Memecah Belah NU Depok di Pilkada Depok

Baca juga: Giring Ganesha: Jangan Kasih Kendor, Menangkan Pradi-Afifah di Pilkada Depok

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok telah merakit sebanyak 4.015 kotak suara serta menyediakan 16.060 bilik suara yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok pada 9 Desember 2020 mendatang.

Logistik pilkada kota depok siap didistribusikan ke 11 kecamatan yang akan dilakukan pada 5 Desember 2020 mendatang.

Baca juga: KPU Kota Depok Rekrut KPPS untuk Tekan Angka Golput di Pilkada Depok

Baca juga: Diduga Tiga ASN Pemkot Depok Ikut Kampanye di Pilkada Depok, Bawaslu Depok Lakukan Penyelidikan

Rekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara

Sementara itu KPU Kota Depok tengah merekrut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Perekrutan tersebut dilakukan sebagai persiapan pencoblosan di Pilkada Depok 2020 pada 9 Desember 2020.

"Perekrutan petugas KPPS ini sebagai langkah untuk menekan angka golput," kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, Senin (9/11/2020).

Selain hal itu, KPU Kota Depok juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tiada henti-hentinya, baik secara langsung maupun secara online.

Baca juga: Ingin Bangun Pusat Kebudayaan Daerah, Addie MS Doakan Pradi-Afifah Menang di Pilkada Depok

"Kami sadar betul bahwa memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir datang ke TPS perlu terus dilakukan, kami juga terus menyampaikan kepada masyarakat penerapan protokol kesehatan secara ketat di TPS," tuturnya.

Nana menambahkan bahwa penekanan agar tingginya angka partisipasi masyarakat Kota Depok dalam menyalurkan hak suaranya juga disampaikan KPU Propinsi Jawa Barat dalam rapat

Kesiapan 30 Hari Menjelang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Serentak Tahun 2020 Patuh Regulasi dan Protokol Kesehatan di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Tak Ada Perubahan, Masyarakat Sukmajaya, Depok Solid Dukung Pradi-Afifah di Pilkada Depok

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota KPU RI Viryan Azis, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Kapolda Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Kajati Jawa Barat, Ketua Bawaslu Jawa Barat dan Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat serta Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota Penyelenggara Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved