Satpol PP DKI Menyebut Tidak Ada Larangan Menggelar Perayaan Keagamaan Asal Perhatikan 3M
Berharap agar para panitia yang menyelenggarakan acara tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Satpol PP DKI Jakarta menyatakan, pemerintah daerah telah mengizinkan warganya untuk menggelar acara di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi jilid II. Namun demikian, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, mengatakan betapa pentingnya bagi warga Ibu Kota untuk mematuhi protokol kesehatan 3M demi terhindar dari penularan Covid-19. Kata dia, petugas rutin mengedukasi semua pihak untuk menerapkan perilaku 3M, karena sekarang masih berstatus pandemi Covid-19.
“Pertama tentu wajib menggunakan masker kita harus membiasakan diri ketika keluar dari rumah harus menggunakan masker. Kedua, sebisa mungkin kita memperhatikan jarak antar orang, kemudian juga biasakan cuci tangan,” ujar Arifin pada Jumat (13/11/2020).
Baca juga: Anak Depok Juara Piala Pelajar Game Free Fire SE-Jabodetabek
Baca juga: Hukuman Kurungan Pelanggar Kawasan Tanpa Rokok Ditiadakan Sementara oleh Pemkot Depok
Hal itu dikatakan Arifin untuk menanggapi adanya jamaah Majelis Taklim dan Zikir Al-A’laf di Tebet, Jakarta Selatan yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya tidak semua memakai masker dan tidak mengatur jaga jarak.
Kata dia, sekalipun dalam melaksanakan ibadah, warga tetap harus mematuhi protokol Covid-19. Selain untuk mencegah penularan virus, protokol kesehatan diterapkan agar ibadah yang dilakukan lebih khidmat.
“Mungkin dalam suasana Maulid banyak peringatan-peringatan keagamaan dan sebagainya. Memang tidak ada larangan untuk mengadakan perayaan keagamaan, tetapi sebaiknya saya selalu menyarankan agar memperhatikan physical distancing, menggunakan masker dan sebagainya,” katanya.
“Jadi kepatuhan menjalankan perintah agama juga bisa dilaksanakan tetapi seiring dengan itu, kita juga harus memperhatikan protokol kesehatan keselamatan,” tambahnya.
Karena itu, dia berharap agar para panitia yang menyelenggarakan acara tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Termasuk, kata dia, para peserta acara atau pengunjung jugwa wajib menerapkan 3M.
Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Penerimaan PBB-P2 Jakarta Timur Baru 87 Persen
Baca juga: BLT Subsidi Gaji Karyawan Tahap 2 Sudah Cair, Pemegang ATM Bank Ini Ayo Cek Saldo
“Acara apapun dan kegiatan apapun, apakah kegiatan di rumah makan, di restoran, kegiatan di pusat perbelanjaan, acara resepsi pernikahan dan sebagainya itu semua harus mengacu kepada protokol kesehatan,” jelasnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, acara resepsi pernikahan anak Habib Rizieq Shihab akan menjadi perhatian dari petugas pemantau pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sebab acara tersebut diyakini bakal didatangi oleh orang banyak, sehingga protokol kesehatan Covid-19 menjadi amat penting untuk diterapkan.
“Kami minta semua kegiatan agar, apapun kegiatan dan dimana pun kita minta semua melaksanakan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Jumat (13/11/2020).
Baca juga: 6 Hal yang Bisa Dilakukan Donald Trump di 2 Bulan Terakhir Jabatannya, Termasuk Menghasilkan Uang
Baca juga: Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher At-Thuwalib Berbalas Video, Maaher Klaim Berkata Kasar Niru Nikita
Ariza berharap, pihak penyelenggara dapat menyiapkan petugas untuk memastikan acara tidak menimbulkan kerumunan. Sarana dan prasarana juga harus disiapkan seperti termo gun, hand sanitizer, tempat cuci tangan dan sebagainya.
“Nanti juga tentu perlu mendapat perhatian dukungan dari pihak pengawasan, pemantauan PSBB untuk membantu mengatur lalu lintas, mengatur jarak dan sebagainya,” ujar Ariza.
Dalam kesempatan itu, Ariza juga bermunajat agar resepsi pernikahan yang digelar Rizieq dapat berlangsung dengan baik. “Kita doakan acara pak Habib Rizieq bisa berlangsung dengan baik, lancar, sukses, dan kami mohon tidak terjadi kerumunan, kepadatan. Kemudian mudah-mudahan ada berkah keluarga dan anaknya yang dinikahkan menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wagub-dki-jakarta-ahmad-riza-patria-menghadiri-peringatan-maulid-nabi-muhammad-saw-di-tebet.jpg)