Berita Jakarta
Monumen Peti Mati di Pademangan Timur Ingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan
Monumen peti mati didirikan di Jalan Pademangan Raya RT 001 RW 08, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Monumen peti mati didirikan di Jalan Pademangan Raya RT 001 RW 08, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara.
Monumen peti mati itu didirikan bertujuan untuk mengingatkan warga terhadap bahaya pandemi virus corona atau Covid-19.
Wakil Camat Pademangan Johan Girsang mengatakan, pendirian monumen peti mati itu inisiatif dari kelurahan untuk mengingatkan warga.
"Ini inisiatif lurah untuk ingatkan masyarakat supaya menjaga protokol kesehatan untuk kurangi penyebaran (virus corona) di Pademangan Timur,” ucap Johan, Selasa (10/11/2020).
Monumen serupa sebelumnya sudah didirikan di Jalan Budi Mulia tepatnya di depan SPBU dengan misi sama yakni mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan.
"Dengan ada ini warga yang lewat ingat protokol kesehatan demi kita semua,” ujarnya.
Baca juga: Bentuk Peringatan Bahaya Virus Corona, Kini Dibangun Monumen Peti Mati Berkonsep Taman di Pademangan
Baca juga: Meskipun Saat Tengah Malam, Mereka Tetap Mengantar Peti Mati untuk Korban Covid-19
Johan menambahkan, tren kasus Covid-19 di Kecamatan Pademangan mengalami penurunan termasuk di wilayah DKI Jakarta.
Namun warga tetap diminta agar tidak lengah dan tetap waspada terhadap penyebaran virus corona.
"Tetap kita ingatkan masyarakat jaga protokol kesehatan dan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan),” kata Johan.
Baca juga: Apresiasi Monumen Peti Mati di Danau Sunter, Anies Baswedan Ingatkan Bahaya Virus Corona
Baca juga: Ingatkan Warga Tentang Bahaya Covid-19, Pemkot Jakut Bangun Monumen Peti Mati di Pademangan Barat
Ingatkan jasa tenaga medis
Peresmian monumen peti mati Covid-19 di Jalan Pademangan Raya bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Lurah Pademangan Timur Bambang Mulyanto mengatakan, monumen peti mati ini sengaja diresmikan saat Hari Pahlawan untuk mengenang jasa tenaga medis menangani Covid-19.
"Kita juga harus mengupayakan mengenang beliau-beliau yang selalu berjuang di garda terdepan, yaitu tenaga medis," kata Bambang, Selasa (10/11/2020).
Menurut Bambang, para tenaga medis yang bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19 layak disebut pahlawan mengingat mereka mempertaruhkan nyawanya.
"Karena ini Hari Pahlawan, kita menjadikan yang meninggal itu adalah pahlawan-pahlawan garda terdepan tentang kesehatan," ucap Bambang.
Baca juga: VIDEO: Pengusaha Peti Mati Kebanjiran Order di Masa Pandemi Covid 19, Sampai Tambah Tenaga Kerja
Baca juga: Berikut Ini Alasan Satpol PP DKI Hentikan Sanksi Masuk Peti Mati bagi Pelanggar PSBB
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/monumen-peti-mati-di-pademangan11011.jpg)