Senin, 20 April 2026

Cisadane

Warga Manfaatkan Lahan Kumuh yang Terbengkalai di Bantaran Cisadane untuk Bercocok Tanam

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersama warga Kampung Baru di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang membangun urban farming.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Lahan Kumuh di Bantaran Cisadane Dijadikan Warga Bercocok Tanam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersama warga Kampung Baru, RT 03 / RW 5, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, membangun urban farming di bantaran Sungai Cisadane untuk mengubah lahan kumuh, jadi lahan produktif.

Di tahap awal, DKP menyerahkan 600 bibit sayuran untuk diolah di lahan 3.800 meter persegi. Mulai dari sayuran kangkung, cabai, tomat, terong hingga porang. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Abduh Surahman bersama Warta Kota
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Abduh Surahman bersama Warta Kota (warta kota)

"Program urban farming di bantaran Sungai Cisadane memang menjadi fokus kami setelah menggarap 380.000 pohon produktif untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Kali ini, DKP menggarap lahan-lahan tidur di pemukiman warga," ungkap  Kepala DKP Kota Tangerang, Abduh Surahman, Jumat (6/11/2020). 

Ia pun mengungkapkan, dalam program ini pihaknya membantu membuka lahan, pembagian bibit, hingga proses pengolahan lahan hingga panen. 

“Dengan memanfaatkan lahan di sini secara berkelanjutan, Insya Allah nanti hasil panennya juga dapat dinikmati bersama-sama,” kata Abduh.

Korban PHK memanfaatkan lahan kosong milik gereja Katolik dijadikan lahan perkebunana dan budidaya ikan.
Korban PHK memanfaatkan lahan kosong milik gereja Katolik dijadikan lahan perkebunana dan budidaya ikan. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Sementara itu, Gandi salah seorang warga yang ikut menggarap lahan bantaran Sungai Cisadane pun antusias untuk mengikuti program ketahanan pangan ini. 

Terlebih bagi dirinya, bisa membantu ia dan teman-teman lainnya sekaligus untuk mengisi waktu luang di masa pandemi ini, dengan kegiatan yang positif. 

"Daripada jadi lahan kumuh, cuma bengong-bengong diam diri di rumah, mending seperti ini, bercocok tanam. Bisa buat konsumsi sendiri dan bagi-bagi tetangga,” ujar Gandi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved