Virus Corona
Ada 10,7 Juta Pelanggar Selama 52 Hari Operasi Yustisi Protokol Kesehatan
Polri bersama TNI dan Satpol PP atau aparat Pemda setempat akan terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--Selama 52 hari Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di seluruh Polda jajaran, atau mulai 14 September sampai 4 November, Mabes Polri mencatat ada sekitar 10,7 juta lebih pelanggar atau tepatnya sebanyak 10.722.768 pelanggar.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan dari 10.722.768 pelanggar itu, sebanyak 8.192.951 pelanggar diberikan teguran lisan, sebanyak 1.387.030 teguran tertulis, denda administrasi sebanyak 81.796, sanksi kerja sosial sebanyak 1.059.044 pelanggar.
"Dan sanksi kurungan 4 kasus serta 1.933 tempat dilakukan penutupan usaha sementara," kata Awi.
Baca juga: Tiap Tahun Keluarkan Biaya Perawatan jadi Alasan Anies Baswedan Ajukan Monas Bersertifikat DKI
Menurutnya Polri bersama TNI dan Satpol PP atau aparat Pemda setempat akan terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.
"Serta mensosialisasikan protokol kesehatan agar tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi. Yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Awi.
Baca juga: Dewan Kota Jaksel Minta SKPD Lakukan Pendataan terhadap UMKM yang Terdampak Pandemi
Update kasus covid-19
Jumlah pasien Virus Corona (COVID-19) di Indonesia bertambah 4.065 orang, per Kamis (5/11/2020).
Sehingga, hari ini total ada 425.796 kasus positif. Hal itu seperti dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id.
Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 3.860 orang, sehingga total pasien sembuh ada 357.142 orang.
Baca juga: DAFTAR Terbaru 19 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Tak Ada Jakarta, Jawa Tengah Masih Terbanyak
Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 89 orang, sehingga total ada 14.348 pasien Covid-19 yang meninggal.
Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 4 November 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI JAKARTA
Jumlah Kasus: 108.614 (25.8%)
JAWA TIMUR
Jumlah Kasus: 53.513 (12.7%)
JAWA BARAT
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tim-satgas-covid-19-kabupaten-bogor191020202.jpg)