Selasa, 7 April 2026

Teknik Simpel Kurniahu Gideon Ajarkan Pegang Raket Lewat Video

Mantan atlet bulu tangkis Indonesia, Kurniahu Gideon punya cara simpel dalam mengajarkan pemula bermain bulu tangkis, mulai dari memegang raket.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Kurniahu Gideon saat ditemui di Gideon Badminton Hall 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBUBUR - Mantan atlet bulu tangkis Indonesia, Kurniahu Gideon punya cara simpel dalam mengajarkan pemula bermain bulu tangkis.

Ayah dari pebulu tangkis putra, Marcus Fernaldi Gideon ini mengatakan cara memegang raket hampir mirip seperti sedang salaman.

"Ada dua teknik yang kuncinya di jari telunjuk, yaitu forehand dan backhand. Dalam forehand, jari telunjuk menjadi kunci, dimana digeser ke depan, sedangkan dal backhand, ibu jari dan jari telunjuk menjadi kuncinya," tbuka Kurniahu kepada Warta Kota, sambil memberikan contoh di Gideon Badminton Academy.

Baca juga: Ini Kriteria Pebulu Tangkis Bagus Menurut Mantan Pebulu Tangkis Nasional Kurniahu Gideon

Saat melakukan service dengan forehand, tekanan diberikan dari jari telunjuk. Biasanya gerakan ini dilakukan di permainan tunggal, dimana bola diarahkan ke belakang.

Dalam kategori double, posisi tangan serupa namun digeser sedikit ke atas untuk mempermudah pemain menentukan arahnya bola.

Sedangkan untuk service pendek dan panjang, posisi tangan di teknik forehand tetap diutamakan, dimana jika ingin melakukan service pendek, maka posisi tangan digeser lebih ke atas, namun jika service panjang maka tangan digeser sedikit ke belakang.

"Patokan bolanya tidak lebih dari puser agar tidak pelanggaran," tambahnya.

Ada pun kegunaan service pendek menurut Kurniahu adalah untuk menghindari serangan langsung lawan berupa smash.

Baca juga: VIDEO Begini Cara Kurniahu Gideon Membina Atlet Bulu Tangkis, Perlu Dukungan Orangtua

Hanya dua peluang lawan dalam menghadapi service pendek yakni bermain net atau mengarahkan ke titik pertahanan pemain namun tentu mudah untuk dijangkau.

"Kalau service panjang tinggi, biasanya lawan akan melakukan smash. Jika pertahanan tidak kuat maka akan berbahaya," tambahnya.

Lanjutnya, setiap jenis service pun perlu dilatih oleh pemain agar dapat membawa keuntungan bagi pemain itu sendiri.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved