Berita Internasional
Muncul Seruan Boikot Produk Perancis, Danone: Aqua dan SGM Murni Hasil Pengembangan dalam Negeri
Muncul seruan boikot produk Perancis di mana-mana, termasuk di Indonesia. Danone menyampaikan, Aqua dan SGM murni hasil pengembangan dalam negeri.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Muncul seruan boikot produk Perancis di mana-mana, termasuk di Indonesia. Danone menyampaikan, Aqua dan SGM murni hasil pengembangan dalam negeri.
Adanya seruan boikot produk asal Perancis yang tengah ramai digaungkan di beberapa negara itu, juga termasuk ramai di Indonesia.
Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi salah satu pihak yang mengimbau agar umat muslim Indonesia tidak membeli produk asal Perancis.
Di Indonesia, terdapat berbagai macam produk yang berasal dari negara di bawah kepemimpinan Emmanuel Macron itu, salah satunya produk minuman kemasan Aqua keluaran Danone.
Sebagaimana diketahui, Danone merupakan perusahaan produsen makanan multinasional yang bermarkas di Paris, Perancis.
Namun demikian, Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan, beberapa produk yang dijual di Indonesia saat ini, seperti Aqua dan SGM, murni hasil pengembangan dalam negeri.
Baca juga: PERANCIS Tersentak, Imam Ortodoks Yunani Ditembak, Macron kepada Muslim: Saya Paham Anda Marah
Baca juga: Presiden Perancis Emmanuel Macron Klarifikasi Pernyataannya yang Menyinggung Umat Islam Dunia
"Produk-produk kami seperti SGM dan Aqua, adalah produk-produk yang dikembangkan dan diproduksi di Indonesia oleh tenaga kerja Indonesia untuk konsumen Indonesia," kata Arif dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).
Lebih lanjut, Arif menyebutkan, Aqua telah hadir di Indonesia sejak 1973.
Bahkan, SGM telah muncul lebih lama dari itu, yakni pada 1965.
"Perusahaan kami tidak memiliki afiliasi politik dan hal-hal di luar bisnis kami," ujarnya.
Baca juga: PRESIDEN Perancis Emmanuel Macron Tuding Presiden Turki Erdogan Tunjukkan Sikap Perang Kepada NATO
Arif pun menyambut baik langkah pemerintah yang tidak turut serta memboikot produk-produk Perancis, seperti negara lain.
"Kami akan tetap melanjutkan komitmen kami untuk melayani kebutuhan nutrisi dan hidrasi sehat melalui jutaan pedagang yang menjual produk kami di Indonesia dan disiapkan oleh hampir dari 15.000 karyawan kami di seluruh Indonesia," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, MUI mengeluarkan imbauan kepada umat Islam Indonesia untuk memboikot segala produk asal negara Perancis.
Selain aksi boikot, MUI juga meminta Presiden Perancis Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam sedunia.
Baca juga: Ramai Ajakan Boikot Produk Perancis, Wakil Ketua MUI: Jangan Sampai Terprovokasi
Sebelumnya, Presiden Macron beberapa waktu lalu mengomentari pembunuhan terhadap seorang guru di luar Kota Paris yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad pada murid-muridnya di kelas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/demonstran-presiden-perancis-emmanuel-macron-di-bangladesh.jpg)