Berita Bekasi
Cegah Klaster Cuti Bersama, Pemkot Bekasi Imbau Warga yang Liburan Lakukan Rapid Test
Upaya tersebut dalam rangka antisipasi penularan Covid-19 melalui transmisi perpindahan orang dari suatu daerah.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI-- Guna mencegah timbulnya klaster cuti bersama, Pemkot Bekasi mengimbau warga yang berlibur ke luar kota saat momen cuti bersama kemarin, melakukan rapid test.
Hal ini disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Ia mengatakan upaya tersebut dalam rangka antisipasi penularan Covid-19 melalui transmisi perpindahan orang dari suatu daerah.
"Untuk menghindari peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bekasi, kita peduli diri kita dan orang lain, tetap hidup sehat dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak)," kata Rahmat, Senin (2/11/2020).
Baca juga: Aksi Begal Sepeda Semakin Marak, Dalam Sebulan Polda Metro Terima 14 Laporan
Baca juga: Satgas Covid-19 Kota Depok Wajibkan Warga yang Pulang Libur Panjang Lakukan Rapid Test Mandiri
Warga yang hendak melakukan rapid test dapat mendatangi fasilitas kesehatan di puskesmas terdekat atau dapat mengunjungi Posko Covid-19 di Stadion Patriot.
"Jangan lupa bagi warga yang baru pulang kampung atau luar kota untuk rapid test gratis di puskesmas atau Stadion Patriot," ungkapnya.
Persyaratan bagi warga yang ingin rapid test lanjut dia, cukup membuat surat pengantar dari RT/RW, KTP dan KK (Kartu Keluarga) Kota Bekasi.
"Rapid test gratis warga tinggal datang ke Puskesmas atau stadion, bawa persyaratan hasilnya dapat diketahui langsung," kata Rahmat.
Baca juga: Rapid Test Massal, Belasan Wisatawan Puncak Bogor Reaktif Covid-19, Diminta Pulang Isolasi Mandiri
Jika pada saat rapid test warga menunjukkan hasil reaktif, pihak medis akan melakukan upaya tindakan penanganan Covid-19 secara cepat dengan tracing orang-orang yang pernah berkontak langsung.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir meluasnya sebaran Covid-19 di Kota Bekasi pasca-libur dan cuti bersama 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 kemarin.
Wisatawan di Puncak reaktif Covid-19
Diberitakan sebelumnya, sekira 69 wisatawan dinyatakan reaktif Covid-19 dalam rapid test yang digelar Pemkab Bogor dalam tiga hari terakhir di Puncak Bogor, Jawa Barat.
Terkait hal ini, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penangangan Covid-19 Kabupaten Bogor R. Irwan Purnawan menghimbau masyarakat yang ingin berwisata untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Masyarakat dihimbau tetap menjaga kesehatan dengan menaati protokol kesehatan, yaitu memakai masker dengan benar, tidak menurunkan masker di bawah hidung atau di bawah dagu," kata Irwan, Sabtu (31/10/2020).
Baca juga: Rapid Test Massal, Belasan Wisatawan Puncak Bogor Reaktif Covid-19, Diminta Pulang Isolasi Mandiri
Dia melanjutkan penerapan protokol kesehatan dengan baik dan benar menjadi tameng terkuat dalam mencegah sebaran Covid-19, khususnya di tempat yang berpotensi menciptakan kerumunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rapid-test-massal-di-puncak-3.jpg)