Pilkada Tangsel

Benyamin Davnie Resmi Pilih Jalur Hukum Kasus Intimidasi Terhadap Seorang Timsesnya

Tim kuasa hukum pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan resmi melaporkan aksi intimidasi.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Balon Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat ditemui di Sentra Gakkumdu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Tim kuasa hukum pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan resmi melaporkan aksi intimidasi yang dialami seorang anggota tim suksesnya.

Seperti diketahui, saat sedang memasang alat peraga kampanye di kawasan Jalan Dr Setiabudi, Pamulang Barat, Pamulang, anggota timses Ben-Pilar, Muhamad Yusuf, ditabrak seseorang hingga cedera, Jumat (30/10/2020).

Yusuf dilarikan ke RSU Kota Tangsel oleh para kerabat dan keluarganya usai tertabrak motor.

Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan pada acara Pemaparan Visi-Misi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangsel.
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan pada acara Pemaparan Visi-Misi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangsel. (Warta Kota/Rizki Amana)

Saat itu dirinya sedang memasang alat peraga kampanye (APK) milik paslon nomor urut 3 Pilkada 2020 Tangsel itu. 

Kuasa hukum Tim Pemenangan Ben-Pilar, Imam Fachrudin, mengatakan laporan itu resmi dilayangkan pihaknya kepada Polres Kota Tangsel. 

Menurutnya, aksi yang dialami seorang timses itu telah memiliki unsur pidana sesuai dengan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan. 

"Itu kan bentuk intimidasi ya. Intimidasi kan dalam Pilkada itu, menurut saya, buruk itu,” katanya, Senin (2/11/2020).

Balon Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan
Balon Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (ISTIMEWA)

“Jadi budaya yang buruk melakukan intimidasi terhadap tugas-tugas Pilkada,” imbuhnya.

“Ini kan tugas-tugas Pilkada yang memang melakukan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana masyarakat bisa cerdas untuk memilih calon siapa," kata Imam saat ditemui di Mapolres Kota Tangsel, Serpong. 

 Usai laporan tersebut diterima, kata Imam, pihak kepolisian bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Menurutnya, dalam proses penyelidikan itu pihaknya bakal menyertakan sejumlah saksi di lapangan maupun bukti terkait aksi intimidasi tersebut. 

"Nanti akan ada saksi-saksinya. Mungkin beberapa termasuk (petugas lain-red) yang ada ditempat kejadian itu. Karena kita akan melakukan olah TKP juga," pungkasnya. 

Ketua Tim Pemenangan Ben-Pilar, Mochamad Ramlie, mengatakan insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang dialami anggotanya itu bermula dari adanya intimidasi yang dialami oleh korban saat memasang APK. 

Rekap surat suara kecamatan Pilkada Tangsel capai 100 persen.
Rekap surat suara kecamatan Pilkada Tangsel capai 100 persen. (Warta Kota/Banu Adikara)

Sebab saat pemasangan APK itu berlangsung, melintas seorang pengendara motor yang berteriak memaki dengan bahasa hinaan sembari mengarahkan kendaraannya berniat menabrak korban bersama ketujuh rekannya itu. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved