Pilkada Tangsel
Timses Benyamin Davnie Jadi Korban Intimidasi dengan Modus Tabrak Lari
Muhamad Yusuf, timses calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, menjadi korban kekerasan.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Muhamad Yusuf, tim sukses calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, menjadi korban kekerasan dari seseorang.
Yusuf dilarikan ke RSU Kota Tangsel oleh para kerabat dan keluarganya usai tertabrak satu unit motor di kawasan Jalan Dr Setiabudi, Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangsel, Jumat (30/10/2020).
Yusuf tertabrak saat dirinya sedang memasang alat peraga kampanye (APK) milik paslon nomor urut 3 Pilkada 2020 Tangsel itu.
Ketua Tim Pemenangan Ben-Pilar, Mochamad Ramlie, mengatakan insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang dialami anggotanya itu bermula dari adanya intimidasi yang dialami oleh korban saat memasang APK Ben-Pilar.
Sebab saat pemasangan APK itu berlangsung, melintas seorang pengendara motor yang berteriak memaki dengan bahasa hinaan sembari mengarahkan kendaraannya berniat menabrak korban bersama ketujuh rekannya itu.
Nahas, korban yang menghindar dari percobaan penabrakan itu justru tertabrak oleh pengendara motor lainnya hingga terjatuh, dan mengalami luka patah tulang di bagian pinggul dan paha kaki sebelah kiri.
"Kita dari jam 8 pagi mulai pemasangan banner, kan kita sengaja pasangnya pada siang hari artinya kita bagaimana menciptakan demokrasi ini memberikan keyakinan bahwa kepada masyarakat yang seperti itu," kata pria yang akrab disebut Haji Abi saat menjenguk korban di RSU Kota Tangsel, Pamulang.
"Jadi saya sangat menyayangkan bahwa tatkala sedang dilakukan pemasangan di Jalan Dr. Setiabudi, Pamulang Barat depan Saung Merdesa,” ujarnya.
“Lalu tim kita diteriaki orang dengan mengendari motor, katanya berjaket warna cokelat dengan bilang 'Lu sialan masang banner siang hari',” lanjutnya.
“Begitu mau nabrak, tapi si yang mau ditabrak ini akhirnya menghindar tidak kena tetabrak. Tapi orang lain yang akhirnya menabrak gitu," imbuhnya.
Kesaksian yang sama juga dipaparkan Mujitaba (45), adik Yusuf. Muji mengatakan, sebelum insiden kecelakaan itu, sang pengendara yang berniat menabrak kakaknya itu sempat mencaci maki dikarenakan pemasangan banner paslon nomor urut 3, Ben-Pilar.
"Informasi dari kakak saya seperti itu. Kata intimidasi 'Lu siang-siang masang banner Ben-Pilar, cepat banget," katanya.
Adapun saat ini kondisi korban masih terbaring lemah di ruang IGD RSU Kota Tangsel guna menjalani perawatan medis secara intensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/balon-wali-kota-tangsel180920202.jpg)