Berita Bekasi

Pemkab Bekasi Komitmen Turunkan Angka Stunting hingga 6 Persen

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berkomitmen akan mendukung pencegahan stunting pada anak-anak di Kabupaten Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Humas Pemkab Bekasi
Acara Penilaian Kinerja Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten Bekasi tahun 2020 digelar oleh Tim Panelis Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri Bupat Bekasi Eka Supria Atmaja. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja berkomitmen akan mendukung pencegahan stunting pada anak-anak di Kabupaten Bekasi.

Eka Supria Atmaja mengatakan, dia siap menyukseskan setiap program dan kegiatan untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Komitmen Eka Supria Atmaja itu dikatakannya saat hadir secara virtual dalam acara Penilaian Kinerja Pencegahan dan Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten Bekasi tahun 2020.

Acara itu digelar oleh Tim Panelis Provinsi Jawa Barat, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Kejar Target, Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Resmi Disahkan

Baca juga: Turunkan Angka Stunting, Ini Upaya yang Dilakukan Pemkab Bogor

Dia menjelaskan, Kabupaten Bekasi telah ditetapkan sebagai lokus pencegahan dan penurunan stunting terintregrasi tahun 2020 bersama 260 kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Kepada tim pencegahan dan penurunan stunting Kabupaten Bekasi, Eka meminta mereka mengikuti dan melaksanakan kegiatan penilaian kinerja stunting sesuai arahan tim panelis Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, menindaklanjuti rekomendasi hasil penilaian kinerja stunting aksi 1 hingga aksi 4.

Jika hasil penilaian kinerja pencegahan penurunan stunting hari ini masih terdapat  kekurangan, dia berharap, hal ini bisa menjadi dorongan bagi pemerintah daerah.

"Saya minta seluruh stakeholder untuk terus meningkatkan upaya-upaya dalam rangka menyukseskan percepatan stunting yang ada di kabupaten bekasi sehingga dapat mewujudkan Bekasi yang dua kali tambah baik," ujarnya.

Baca juga: Indonesia Darurat Stunting, dr. Reisa Broto Asmoro Beberkan Cara Memutus Stunting Sejak Remaja

Baca juga: Mensos Sebut Penanganan Stunting Tak Sekedar Masalah Gizi, Namun Juga Membentuk Kebanggaan Nasional

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainarti mengatakan, perkembangan prevalensi angka stunting di Kabupaten Bekasi selama dua tahun ini meningkat.

Sri Enny mengatakan, menekan angka stunting itu merupakan hal penting.

Apalagi anak-anak yang terhambat tumbuh kembangnya itu dapat menyebabkan 4 kali risiko kematian dengan rentang usia 0-4 tahun.

“Stop stunting itu penting, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif.” ucapnya.

Dia menambahkan, target penurunan stunting di RPJMD 2017-2022 Kabupaten Bekasi sebesar 6 persen berdasarkan BPB tahun 2022.

Baca juga: Cegah Stunting, Menteri KKP Edhy Prabowo Sosialisasi Gemar Makan Ikan Via Zoom

Baca juga: Begini Upaya Pemkab Bekasi Turunkan Angka Stunting

Menurut dia, misi ke-5 yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemantapan penyediaan kebutuhan dasar  layak.

"Perlu dukungan semua pihak, dan kami selaku satgas yang tergabung tidak hanya perangkat daerah tapi dari Forum Masyarakat Bekasi Sehat (FMBS) ingin sekali Kabupaten Bekasi tidak hanya penurunan tapi juga bebas dari stunting," ujar Sri Enny Mainarti.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved